Monday, November 9, 2015
Dollar Rally Pasca Rilis Data Ekspor & Impor China
Equityworld Futures Medan : Pertumbuhan ekonomi China goyah memicu
meningkatkan daya tarik dolar sebagai aset pertumbuhan, mengirim
greenback untuk mempertahankan keuntungan dalam setidaknya satu dekade
terakhir.
Dolar menguat untuk hari keempat terhadap mata uang Australia setelah
China pada hari Minggu melaporkan data ekspor dan impor yang dikontrak
melebihi dari perkiraan para ekonom, meredam prospek bagi negara-negara
yang bergantung pada pengiriman komoditas. Data inflasi China, penjualan
ritel dan output industri yang dirilis pada pekan ini. Indeks Spot
Dollar Bloomberg, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama,
Jumat lalu mengalami kenaikan terbesar sejak bulan Maret di tengah
spekulasi Federal Reserve yang akan menaikkan suku bunga pada bulan
depan.
Indeks Spot Dollar Bloomberg naik 0,1 % ke level 1,233.64 pada pukul
10:07 pagi waktu Tokyo setelah sebelumnya menguat 1,1 % pada hari Jumat,
yang merupakan kenaikan terbesar sejak 19 Maret. Greenback naik 0,1 %
ke level 70,35 sen per dolar Australia, memperpanjang kenaikan sebesar 2
% untuk hari ketiga. Greenback meningkat 0,2 % ke level 123,34 ¥ dan
naik 0,1 % ke level $ 1,0731 per euro. (knc)
Sumber : Bloomberg
Indeks Berjangka China Berayun Setelah Kembalinya IPO
Equityworld
Futures Medan : Indeks saham berjangka China berfluktuasi setelah
regulator sekuritas mengumumkan bahwa penawaran saham baru akan
dilanjutkan pada tahun ini dan data menunjukkan penurunan tajam pada
sektor ekspor.
Kontrak
pada Indeks CSI 300 yang berakhir pada bulan November, kontrak paling
aktif turun 0,1 % ke level 3,740.40 pada pukul 09:22 pagi waktu
setempat. Citic Securities Co dan broker dapat memajukan setelah
Securities Regulatory Commission China menyatakan rencananya untuk
mencabut pembekuan pada penawaran umum perdana selama 5 bulan.
Pengiriman ke luar negeri merosot 6,9 % di bulan Oktober yang merupakan
penurunan bulanan beruntun untuk keempat kalinya, sementara sektor impor
anjlok sebesar 18,8 %.
Indeks
Shanghai Composite naik 1,9 % ke level 3,590.03 pada Jumat lalu. Indeks
acuan memasuki pasar bullish pada pekan lalu, melonjak 23 % dari level
terendah pada tahun ini di bulan Agustus. Yang mengakhiri pasar bearish
dalam 75 hari, dibandingkan dengan rata-rata selama 226 hari.
Indeks
CSI 300 naik 2,4 %. Indeks Hang Seng China Enterprises Hong Kong turun
0,6 %. Indeks Hang Seng melemah 0,8 %. Indeks Equity China-US Bloomberg,
ukuran dari perusahaan-perusahaan AS yang terdaftar diperdagangkan
China, meningkat 1,5 % di New York. (knc)
Sumber : Bloomberg
Thursday, November 5, 2015
Minyak Bertahan di Dekat $ 46 pasca Raih Penurunan Terbesar dalam 3 Minggu
Equityworld Futures Medan : Minyak
stabil di dekat $ 46 per barel setelah mengalami penurunan terbesar
dalam tiga minggu di tengah meningkatnya stok.
Futures sedikit berubah di New York
setelah merosot 3,3 persen pada hari Rabu. Persediaan AS naik 2,85 juta
barel samapi 30 Oktober. Produksi naik untuk minggu kedua, menurut
laporan Energy Information Administration. Tidak ada tanda yang jelas
dari pemulihan harga minyak, Menteri Perminyakan Kuwait Ali Al-Omair
mengatakan dalam sebuah wawancara.
Minyak mentah telah merosot sekitar 40
persen tahun lalu di tengah spekulasi melimpahnya stok global akan terus
berkepanjangan seiring Organisasi Negara Pengekspor Minyak terus
memompa di atas target kolektif mereka. Harga rendah akan bertahan dan
level minyak yang pernah $ 100/barel tidak akan pernah kembali, menurut
Ian Taylor, chief executive dari Vitol Group, pedagang energi independen
terbesar di dunia.
West Texas Intermediate untuk pengiriman
Desember berada di level $ 46,44 per barel di New York Mercantile
Exchange, naik 12 sen, pada pukul 09:17 pagi waktu Hong Kong. Kontrak
kehilangan $ 1,58 untuk berada di level $ 46,32 pada hari Rabu, atau
ayng terbesar sejak 12 Oktober. Volume semua berjangka yang
diperdagangkan yakni sekitar 64 persen di bawah rata-rata 100-hari.
Brent untuk pengiriman Desember berada
23 sen lebih tinggi pada level $ 48,81 per barel di London berbasis ICE
Futures Europe exchange. Harga turun $ 1,96, atau 3,9 persen, ke level $
48,58 pada hari Rabu. Minyak mentah patokan Eropa ini diperdagangkan
pada premium dari $ 2,35 untuk WTI. (Sdm)
Sumber: Bloomberg
Pecahan Taliban Angkat Pemimpin
Equityworld Futures Medan : Pecahan
kelompok Taliban di Afghanistan mengangkat pemimpinnya sendiri sehingga
menunjukkan adanya perpecahan mendalam di Taliban menyusul kematian
pendirinya, Mullah Omar.
Orang yang ditunjuk menjadi pemimpin
pecahan Taliban adalah Mullah Mohammad Rasool. Pengangkatan dilakukan
dalam pertemuan yang dihadiri oleh petempur-petempur di Provinsi Farah.
Pengangkatan Mullah Rasool terjadi
setelah muncul ketidakpuasan terhadap pemilihan Mullah Akhtar Mansour
sebagai pemimpin Taliban pada Agustus tahun ini untuk menggantikan
Mullah Omar yang meninggal dunia dua tahun sebelumnya.
Anggota Taliban yang menentang Mullah Mansour berpendapat pemimpin baru itu menyandera gerakan karena “ketamakan pribadi”.
Perpecahan di kalangan Taliban ini
terlihat jelas selama beberapa bulan belakangan dan menurut sejumlah
wartawan, perpecahan itu sekarang semakin dalam dengan adanya pemimpin
baru di kubu sempalan.
Dalam rekaman video yang didapat BBC
tentang pemilihan pemimpin sempalan Taliban di Farah, Mullah Rasool
tampak mengenakan kacamata dan serban hitam.
Ia menyampaikan pidato selama 13 menit
di hadapan para pendukungnya. Di bawah Mullah Rasool terdapat empat
wakil; dua wakil untuk urusan militer dan dua wakil lagi untuk urusan
politik.
Ketika Taliban masih berkuasa di Afghanistan, Mullah Rasool menjabat sebagai gubernur Nimroz.
Sumber : BBC
Broker Perpanjang Reli, Saham Cina Lompat ke level 10 Minggu Tertinggi
Equityworld Futures Medan : Saham China naik, mengirim indeks acuan
iin ke level tertinggi dalam 10 minggu, seiring broker memperpanjang
reli mereka.
Shanghai Composite Index naik 0,6 persen ke level 3,480.58 pada pukul
9:45 pagi waktu setempat, menambah gain 4,3 persen kemarin. Citic
Securities Co dan Haitong Securities Co melonjak lebih dari 4 persen
seiring broker meliputi delapan dari 10 gainers terbesar dalam indeks.
China Southern Airlines Co turun 1,1 persen setelah pemerintah Cina
mengatakan Si Xianmin sedang diselidiki untuk pelanggaran disiplin yang
serius.
Broker telah melonjak pekan ini seiring Partai Komunis meluncurkan
rencana pembangunan lima tahun untuk meningkatkan perekonomian dan
seiring investor berspekulasi pada awal link perdagangan Hong
Kong-Shenzhen. Margin trading telah melonjak ke level tertinggi dalam
dua bulan di Shanghai, sedangkan indeks rebound 18 persen dari level
terendah Agustus.
Sementara itu, baik Hang Seng China Enterprises Index ataupun Indeks
Hang Seng tergelincir 0,2 persen di Hong Kong. Indeks CSI 300 naik 0,9
persen, dipimpin oleh saham keuangan dan teknologi.
Pedagang Margin meningkatkan kepemilikan saham yang dibeli dengan
uang pinjaman untuk hari kedua pada hari Rabu, dengan saldo di Shanghai
naik ke 6.365 miliar yuan ($ 100 miliar). (sdm)
Sumber: Bloomberg
Wednesday, November 4, 2015
Minyak Berfluktuasi di Dekat $ 48 /Barrel sebelum Data Minyak Mentah AS
Equityworld Futures Medan : Minyak
berfluktuasi di antara keuntungan dan kerugian di dekat level $ 48 per
barel sebelum data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan
meningkatnya stok minyak mentah di negara konsumen minyak terbesar dunia
itu.
Futures sedikit berubah di New York
setelah maju 3,8 persen pada hari Selasa. Persediaan mungkin bertambah
untuk minggu keenam, menjaga pasokan tetap lebih dari 100 juta barel
lebih tinggi dari lima tahun ratrata musiman, survei Bloomberg
menunjukkan sebelum laporan Administrasi Informasi Energi Rabu. Cina
memiliki target bottom-line pertumbuhan ekonomi tahunan 6,5 persen,
sesuai dengan perkembangan cetak biru baru yang dirilis kemarin.
Minyak telah merosot hampir 40 persen
tahun lalu di tengah spekulasi melimpahnya stok global akan
berkepanjangan seiring Organisasi Negara Pengekspor Minyak terus memompa
di atas kuota kolektif. Pengiriman dari pelabuhan Libya dihentikan di
tengah meningkatnya konflik antara dua pemerintahan nasional yang
bersaing yang akhirnya menempatkan ekspor menjadi beresiko.
West Texas Intermediate untuk pengiriman
Desember di level $ 47,92 per barel di New York Mercantile Exchange,
naik 2 sen, pada pukul 02:25 siang waktu Hong Kong. Level itu turun
sebanyak 0,6 persen sebelumnya. Kontrak naik $ 1,76 ke level $ 47,90
kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan yakni sekitar 25
persen di bawah rata-rata 100-hari. (sdm)
Sumber: Bloomberg
Cina dan Taiwan Gelar Pertemuan Bersejarah
Equityworld Futures Medan : Presiden
Taiwan Ma Ying-jeou akan bertemu Presiden Cina Xi Jinping di Singapura
pada hari Sabtu (7/11) – ini pertemuan pertama antara pemimpin kedua
negara.
Keduanya mengatakan, pembicaraan akan berfokus pada hubungan antar kedua negara.
Cina mengklaim kedaulatan atas Taiwan
sejak 1949, ketika pemerintah nasionalis melarikan diri ke pulau itu
setelah kalah oleh komunis.
Namun, pertalian dua negara yang terpisah selat itu membaik sejak Presiden Ma menjabat pada 2008.
Pemerintah Cina mengklaim Taiwan sebagai
wilayahnya dan mengancam akan menumpas setiap gerakan kemerdekaan
dengan kekuatan militer.
Delegasi Cina sempat datang ke Taiwan
untuk mempererat hubungan kedua negara pada Juni 2014, namun langkah itu
diprotes warga lokal, “Masa depan Taiwan bukan urusan kalian”.
Juru bicara Taiwan Chen Yi-hsin
mengatakan, tujuan Presiden Ma adalah “mempromosikan perdamaian lintas
Selat Taiwan dan mempertahankan status quo”.
“Tidak ada kesepakatan yang akan
ditandatangani, dan tidak ada pernyataan yang akan dikeluarkan,”
katanya. Ia menambahkan, Ma akan mengadakan konferensi pers pada hari
Kamis untuk menjelaskan keputusannya mengadakan pembicaraan.
Dewan Urusan Daratan Taiwan juga akan
mengadakan konferensi pers tentang pertemuan itu Rabu malam, sebut
pernyataan resmi mereka.
Kantor berita pemerintah Cina, Xinhua,
melaporkan kedua belah pihak akan “bertukar pandangan tentang
pengembangan hubungan lintas selat yang damai.”
Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest
mengatakan Amerika Serikat menyambut langkah untuk mengurangi ketegangan
dan meningkatkan hubungan. Tapi ia menambahkan, “Kita harus melihat
hasil pertemuan itu.
Source: bbcindonesia
Subscribe to:
Posts (Atom)













