This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, June 1, 2015

Siang Ini, KOSPI Ditutup Turun

Equityworld Futures Medan : Pergerakan pasar ekuitas Asia di hari Senin(1/6), index utama Korea Selatan telah ditutup lebih rendah dalam mengakhiri perdagangan kali ini.
Index KOSPI(Korea Composite Stock Price) telah ditutup melemah dengan mencatat penurunan sebanyak 12.43 poin di level 2.102.37.
Sementara itu, untuk yang lebih spesifik dengan index KOSDAQ telah ditutup menguat dengan membukukan kenaikan sebanyak 4.34 poin di level 715.73. (Aditya Arief – FR)

Harga Emas Terdepresiasi

Equityworld Futures Medan : Harga emas pada awal pekan, Senin (1/6) masih melanjutkan dengan pelemahan. Setelah sempat di pekan lalu logam mulia menguat.
Pasca dari PDB ekonomi AS turun ke level 0,7% dalam tiga bulan pertama tahun 2015, dibandingkan dengan perkiraan awal pertumbuhan 0,2%. Meskipun sebagian pelaku pasar kecewa namun para ahli ekonomi mengharapkan ekonomi AS akan pulih di kuartal kedua. Data PMI manufaktur Tiongkok HSBC yang berada di level 49.2 naik sedikit dari 49.1 dari bulan April juga membuat emas terdepresiasi.
Untuk perdagangan fundamental ekonomi hari ini akan dilaporkan dari Inggris pada 3.30pm akan dirilis data indeks manufacturing PMI Inggris bulan Mei dengan proyeksi menguat di level 52.7 dari 51.9. Dari Eropa akan dilaporkan Jerman final manufakturing PMI dengan proyeksi yang stabil di level 51.4. Berlanjut dari AS pada 8.30pm akan dilaporkan pidato Stanley Fischer dan 9.00pm akan dilaporkan data manufakturing AS bulan Mei dengan perkiraan penguataan di level 51.9 dari 51.5.

Senin Pagi, AUDUSD Terpantau Melemah

Equityworld Futures Medan : Pergerakan pasar mata uang di hari Senin(1/6), Aussie dollar terpantau melemah terhadap dollar AS menjelang dirilisnya laporan ekonomi Australia pada pagi ini.
Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, AUDUSD melemah 0.06% di level 0.7644 dimana pasangan ini terlihat bergerak menyentuh level 0.7637 untuk sesi terendah harian dan level 0.7654 untuk sesi tertinggi harian.
Dollar Australia terlihat mencoba membangun kenaikan pada pagi ini, setelah mengalami penurunan sejak minggu lalu dengan berdiri dekat level rendah 7 minggu. Permintaan dollar AS pun secara meluas telah merata untuk alami penguatan ditengah spekulasi bahwa The Fed akan menaikan tingkat suku bunga di tahun ini.
Sementara itu, pagi ini para pelaku pasar akan dihadapkan dengan sebuah laporan ekonomi Australia yang diperkirakan akan memicu gejolak pergerakan Aussie dollar. Sejalan dengan laporan ekonomi tersebut, apabila hasil telah menunjukkan bahwa ekonomi Australia tengah alami pemulihan maka Aussie dollar memiliki peluang menguat terhadap dollar AS.
Akan tetapi sebaliknya, apabila hasil data tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan ekonomi Australia terhambat maka Aussie dollar berpotensi melemah terhadap greenback. (Aditya Arief – FR)

Senin Pagi, USDJPY Bergerak di Zona Hijau

Equityworld Futures Medan : Pergerakan pasar mata uang Asia di hari Senin(1/6), dollar AS terpantau menguat terhadap yen setelah dirilisnya laporna ekonomi Jepang pada pagi ini.
Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, USDJPY menguat 0.03% di level 124.19 dimana pasangan ini terlihat bergerak menyentuh level 124.07 untuk sesi terendah harian dan level 124.26 untuk sesi tertinggi harian.
Permintaan dollar AS untuk alami penguatan telah terjadi dengan didukung spekulasi kenaikan tingkat suku bunga di wilayah Amerika akan dilakukan pada tahun ini. Sedangkan pada laporan ekonomi Jepang pagi ini juga belum mampu melemahkan dollar AS terhadap yen.
Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh Menteri Keuangan menyebutkan bahwa belanja modal Jepang telah alami kenaikan sebesar 7.3% pada bulan Maret, setelah alami kenaikan sebesar 2.8% di bulan Februari.
Sementara itu, para pelaku pasar pada hari ini akan dihadapkan dengan laporan aktifitas manufaktur Jepang pada pukul 08.35 waktu Jakarta. Laporan tersebut diperkirakan akan mampu member gejolak pergerakan pasar mata uang.
Apabila hasil tersebut memperlihatkan bahwa terjadinya peningkatan aktifitas manufaktur Jepang maka dollar AS berpotensi melemah terhadap yen. Namun sebaliknya, jika aktifitas manufaktur Jepang alami penurunan, maka dollar AS berpelung lanjutkan penguatan terhadap yen. (Aditya Arief – FR)

KOSPI Terpantau Turun di Sesi Pagi

Equityworld Futures Medan : Pergerakan pasar ekuitas Asia di hari Senin(1/6), index utama Korea Selatan terpantau dibuka dan diperdagangkan lebih rendah dalam mengawali perdagangan pekan ini.
Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, index KOSPI(Korea Composite Stock Price) telah dibuka dan diperdagangkan lebih rendah dengan mencatat penurunan sebanyak 4.68 poin di level 2.110.12.
Sementara itu, untuk index KOSDAQ terpantau alami kenaikan sebanyak 2.70 poin di level 714.09. (Aditya Arief – FR)

Saham Jepang Melemah Setelah 11 Hari Mengalami Rally

Equityworld Futures Medan : Saham Jepang turun untuk pertama kalinya dalam 12 sesi terakhir setelah data menunjukkan pertumbuhan ekonomi AS mengalami kontraksi pada kuartal pertama.
Indeks Topix turun 0,6 % ke level 1,662.99 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo setelah indeks tersebut naik 5,1 % pada bulan Mei, yang merupakan kinerja pada bulan terbaiknya sejak Februari lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average melemah 0,5 % ke level 20,462.61. Sementara itu, Yen diperdagangkan pada level 124,23 per dolar setelah sebelumnya merosot sebesar 4 % pada bulan Mei, penurunan bulanan terbesarnya sejak November silam. Data yang dirilis pada Jumat kemarin menunjukkan ekonomi terbesar dunia menyusut untuk pertama kalinya dalam satu tahun terakhir.
Produk domestik bruto (PDB) AS melemah pada tingkat tahunan sebesar 0,7 % di kuartal pertama. Cuaca buruk, menyebabkan defisit perdagangan meningkat diikuti penguatan dolar dan penurunan investasi dalam eksplorasi minyak menyusul penurunan harga bahan bakar berkontribusi kemerosotan pada kuartal lalu. The Institute for Supply Management-Chicago Inc barometer bisnis jatuh ke angka 46,2 pada bulan Mei dari bulan sebelumnya di angka 52,3.
Data Senin ini menunjukkan belanja modal Jepang secara tiba-tiba melonjak sebesar 7,3 % di kuartal pertama dari tahun sebelumnya, sementara laba perusahaan naik 0,4 %. (knc)
Sumber : Bloomberg
 

Indeks Manufaktur China Naik Pada Bulan Lalu

Equityworld Futures Medan : Indeks manufaktur China naik pada bulan lalu, menunjukkan pelonggaran moneter dan relaksasi aturan fiskal telah membantu pertumbuhan ekonomi.
Indeks resmi manufaktur Purchasing Managers (PMI) berada di angka 50,2 pada bulan Mei, menurut data dari biro statistik dan Federasi Logistik China dan Pembelian di Beijing. Itu dibandingkan dengan perkiraan rata-rata para ekonom yang disurvei Bloomberg News di angka 50,3. Angka di atas 50 memberikan sinyal ekspansi.
Ekonomi telah melambat di bawah target pemerintah dalam beberapa bulan terakhir sebesar 7 %, menurut data pertumbuhan bulanan yang dilacak oleh Bloomberg. Sebagai tanggapan, para pembuat kebijakan memiliki aturan pembiayaan bagi pemerintah daerah dan memangkas suku bunga acuan dan persyaratan cadangan bank. (knc)
Sumber : Bloomberg