This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, July 10, 2018

Menguat Sepanjang Hari, IHSG Ditutup di Level 5.807

Foto: detikcom
Equity World Medan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka cerah. IHSG rebound setelah pekan kemarin ditutup melemah. Siang ini IHSG masih positif dan parkir di 5.759.

Sementara nilai tukar dolar terhadap rupiah hari ini menjinak ke angka Rp 14.302. Rupiah jauh membaik dibandingkan posisi pekan lalu yang masih di 14.400 per dolar AS.

Pada pra pembukaan, IHSG menguat 29,945 poin (0,44%) ke level 5.710,857. Indeks LQ45 bertambah 6,312 poin (0,70%) ke 901,694.

Membuka perdagangan Senin (9/7/2018), IHSG menguat 41,179 (0,72% ke 5.736,491. Indeks LQ45 juga bertambah 7,826 poin (0,78%) ke 902,601.

Jeda siang ini IHSG masih menguat. IHSG naik 64,611 poin (1,13%) ke 5.759,523. Indeks LQ45 menguat 12,164 poin (1,36%) ke 907,546.

Dan menutup perdagangan sore ini, IHSG ditutup menguat 112.463 poin (1,97%) ke 5.807,375. Indeks LQ45 juga menguat 21.479 poin (2,4%) ke 916,861.

Penguatan ISHG dipacu positifnya seluruh sektor saham. Saham sektor keuangan naik paling signifikan sore ini mencapai 3,32%. Sebanyak 281 saham menguat, 114 saham melemah dan 108 saham stagnan.

Perdagangan saham sore ini terpantau cukup tinggi dengan frekuensi perdagangan saham 362.032 kali transaksi sebanyak 9,6 miliar lembar saham senilai Rp 7,3 triliun.

Sementara itu, indeks utama bursa AS kompak ditutup dalam teritori positif pada perdagangan akhir pekan kemarin (06/07). Indeks Dow Jones berakhir menguat sebesar 0.41% ke level 24.456, S&P terapresiasi 0.85% ke level 2759 dan Nasdaq naik sebesar 1.34% ke level 7688.

Penguatan indeks terjadi pasca rilisnya data ekonomi yang menunjukkan adanya pertumbuhan, di mana data Manufacturing payrolls bulan Juni meningkat menjadi 36 ribu dari sebelumnya sebesar 19 ribu, adapun neraca perdagangan AS mengalami penurunan defisit menjadi USD -43.1 miliar dari sebelumnya sebesar USD -46.1 miliar.

Sedangkan bursa regional mayoritas bergerak di zona hijau sore ini. Berikut pergerakan bursa Asia sore ini:

    Indeks saham Nikkei naik 264,039 poin (1,21%) ke 22.052,180
    Indeks komposit Shanghai naik 67,880 poin (2,47%) ke 2.815,110
    Indeks Strait Times naik 37,000 poin (1,16%) ke 3.228,820
    Indeks Hang Seng naik 372,881 poin (1,32%) ke 28.688,500



Beberapa saham yang mencatatkan top gainers antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.550 ke Rp 70.000, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 975 ke Rp 21.900, Indah Kita Pulp and Paper (INKP) naik Rp 900 ke Rp 17.700, dan Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 650 ke Rp 46.400.

Sementara yang mencatatkan top losers antara lain United Tractors (UNTR) turun Rp 975 ke Rp 32.600, Sona Topas Tourism (SONA) berkurang Rp 495 ke Rp 2.300, Danasupra Erapacific (DEFI) turun Rp 325 ke Rp 1.535, dan Cahayasakti Investindo (CSIS) berkurang Rp 245 ke Rp 735.

Sumber : detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018

Loker EWF Medan

Monday, July 9, 2018

Dolar AS Mereda ke Level Rp 14.340

Foto: Grandyos Zafna

Equity World Medan -  Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah siang ini mulai mereda. Mengutip Reuters, Senin (9/7/2018), dolar AS berada di level Rp 14.340.

Angka ini lebih rendah dibandingkan posisi Jumat pekan kemarin di level Rp 14.405. Bahkan, nilai ini lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya di level Rp 14.365.

Mata uang Paman Sam bergerak dari level Rp 14.365 kemudian turun ke Rp 14.335. Tak lama berselang, dolar AS turun lagi ke level Rp 14.315 dan naik ke Rp 14.340.

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah belakangan ini bergerak naik turun karena berbagai faktor seperti defisit neraca perdagangan bulan lalu dan sentimen kebijakan AS.

Ketua BPP HIPMI (Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Bidang Ekonomi, Muhamad Idrus mengatakan pelemahan rupiah bukan hanya semata karena persaingan dagang antara AS dengan China dan Uni Eropa, tapi juga disebabkan faktor internal. Oleh karena itu, lanjutnya, Jokowi diminta segera bertindak berupa mengeluarkan kebijakan penyelamatan rupiah.

"Semoga hal ini tidak terjadi, nilai tukar bisa kembali menguat. Industri kita didominasi Foot Loose Industry yang mengandalkan bahan baku impor. Kalau nilai tukar terus melemah, industri kita akan kolaps," katanya dalam keterangan tertulis, Senin (9/7/2018).

Sumber : detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018
Loker EWF Medan

Friday, July 6, 2018

Berlayar di Pasar Modal, Saham Transcoal Melejit 69%

Foto: Danang Sugianto

Equity World Medan - PT Transcoal Pacific Tbk telah resmi mencatatkan sahamnya (listing) di pasar modal. Dengan begitu jumlah emiten di pasar modal bertambah menjadi 587 perusahaan.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayaran ini menawarkan saham perdananya di level Rp 130 per lembar saham. Namun saat pencatatan, saham berkode TCPI ini melejit 69,57% menjadi Rp 234.

Karena menguat melebihi batas atas transaksi harian, saham TCPI langsung terkena auto reject.

Di level harga tersebut saham TCPI sebenarnya cukup banyak ditransaksikan. Tercatat frekuensi transaksi sebanyak 1 kali, jumlah volume 100 lot saham dengan nilai sebesar Rp 2,34 juta.

"Kami selalu berharap dan berjanji dengan tercatat saham perseroan di bursa akan memberikan alternatif investasi yang menarik," kata Komisaris Utama Independen TCPI Achmad Sutjipto di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca juga: CR7 Makin Dekat ke Turin, Harga Saham Juventus Meroket


TCPI sendiri melepas 1 miliar lembar saham baru atau setara 20% dari modal yang disetor penuh perseroan setelah penawaran umum. Jika dihitung perusahaan mendapatkan dana segar sebesar Rp 138 miliar.

Dana hasil IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk kegiatan operasional Perseroan.

Perusahaan menunjuk menunjuk penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Investindo Nusantara Sekuritas dan PT Jasa Utama Capital Sekuritas, serta 4 perusahaan penjamin emisi yakni PT Panca Global Sekuritas, PT Dhanawibawa Sekuritas Indonesia, PT Pacific Sekuritas Indonesia, PT Binaartha Sekuritas.

Berdasarkan data prospektus final, sebelum IPO, saham Perseroan dimiliki oleh PT Sari Nusantara Gemilang (SNG) sebesar 70% dan PT Karya Permata Insani (KPI) sebesar 30%. Setelah IPO, komposisi pemegang saham Perseroan yakni SNG sebesar 56%, KPI menjadi 24%, dan sisanya pemegang saham publik sebesar 20%. Perseroan memiliki satu Entitas Asosiasi dengan kepemilikan saham 28,8% yakni PT Energy Transporter Indonesia yang bergerak di jasa pelayaran dalam dan luar negeri.

Sumber : detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018
Loker EWF Medan

Thursday, July 5, 2018

Pemilik Planet Sports Indonesia IPO, Sahamnya Melejit 50%

Foto: Danang Sugianto/detikFinance

Equity World Medan - Jumlah emiten yang tercatat di pasar modal kembali bertambah. Kali ini giliran PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) yang mencatatkan sahamnya di pasar modal.

Saat dicatatkan pertama kali, saham berkode MAPA ini naik 250 poin atau 11,9% ke posisi Rp 2.350 dari harga penawaran di level Rp 2.100.

Di level itu, saham MAPA sudah ditransaksikan sebanyak 3 kali dari 22 lot dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,06 juta. Beberapa detik kemudian saham MAPA kembali turun 1.050 poin atau 50% ke posisi Rp 3.150 per saham.

Anak usaha dari PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) ini melepas sebanyak 427,56 juta lembar saham. Jika dihitung dari harga penawaran maka MAPA memperoleh dana segar hasil IPO sekitar Rp 897,87 miliar.

"Dengan menjasi perusahaan tercatat di BEI dan dengan struktur modal yang kokoh dari IPO kami berharap bisa meningkatkan brand equity perudahaan," kata Sekretaris Perusahaan MAPA Ratih D. Gianda di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Anak usaha dari MAPI ini mengoperasikan beragam gerai multi brand, di antaranya Planet Sports, Sports Station, Footgear, Ogaan, The Athlete's Foot, Golf House, Kidz Station, dan beberapa gerai ternama lainnya.

Sumber : detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018
Loker EWF Medan

Wednesday, July 4, 2018

Bahaya! Ini 5 Tanda Ketergantungan Belanja Online



Equity World Medan - Belanja online dapat menimbulkan ketergantungan yang cukup signifikan. Gawatnya, ketergantungan ini ternyata bisa berdampak buruk terhadap kondisi kesehatan keuangan. Waspada beberapa kondisi dibawah ini yang mungkin menjadi pertanda bahwa Anda mengalami kertegantungan belanja online.

1. Memiliki lebih dari 3 kartu kredit yang aktif untuk belanja
Sebaiknya waspada jika Anda sudah mempergunakan lebih dari 3 kartu kredit untuk belanja online, bahkan tanpa sadar telah berbelanja melebihi gaji bulanan.

2. Menghabiskan lebih dari 3 jam sehari untuk melihat lihat fitur belanja online
Adiksi belanja online dimulai dari kebiasaan. Jika secara rerata Anda menghabiskan lebih dari 3 jam secara penuh untuk browsing toko online, maka waspada. Apalagi jika kebiasaan ini juga mengganggu pekerjaan utama karena dilakukan saat jam kerja.

3. Setiap seminggu sekali pasti ada kiriman paket belanja online
Apabila Anda mendapatkan paket barang konsumtif setidaknya seminggu sekali ke alamat rumah dan kantor, maka bisa jadi Anda sudah ketergantungan. Bahkan dalam beberapa kasus, Anda memiliki berbagai macam warna dari satu model yang sama, hanya karena Anda menyukainya, bukan karena Anda membutuhkannya.

4. Mulai mencicil untuk belanja online yang konsumtif
Waspada jika cicilan 0% menjadi pemicu untuk melakukan belanja online. Apalagi jika besaran tagihan minimal kartu kredit sudah membuat Anda kesulitan untuk membayar. Bahkan, untuk membayar minimum, Anda terpaksa mengorbankan pos keuangan untuk makan dan kebutuhan hidup lain.

5. Lebih dari 30% dihabiskan untuk cicilan belanja online
Cicilan pinjaman sebaiknya diarahkan untuk pembelian aset produktif dan rumah tinggal. Apabila 1/3 dari gaji digunakan untuk cicilan belanja online, maka Anda patut waspada. Terlebih jika dari gaji tidak dapat disisihkan untuk tabungan, dana darurat dan investasi. Pemenuhan kebutuhan sehari-hari menjadi pas-pasan, sementara Anda juga masih terbelit utang.

Apabila belanja online merupakan sebuah prioritas penting dalam kehidupan Anda, maka saya sarankan untuk membuat pos khusus belanja setiap bulan. Alokasikan 10% dari gaji ke dalam dompet elektronik toko online langganan yang dapat dipergunakan untuk berbelanja.

Saat jumlah uang menipis, maka sudah saatnya Anda menunggu bulan berikutnya untuk berbelanja lagi.

Live a Beautiful Life!

Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel.

Sumber : detik.com


PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018
Loker EWF Medan

Tuesday, July 3, 2018

Simpanan di Bank Umum Capai Rp 5.414 T di Mei

Ilustrasi Tumpukan Uang/Foto: Rachman Haryanto

Equity World Medan -  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) merilis data mengenai pertumbuhan jumlah rekening dan nominal simpanan pada bank umum per Mei 2018. Total rekening simpanan per Mei mencapai 257.422.590 rekening, naik 3.300.526 rekening atau 1,30% (month on month/mom) dibandingkan posisi jumlah rekening April 2018 yang sebanyak 254.122.064 rekening.

Total nominal simpanan di bank umum per Mei 2018 juga mengalami kenaikan sebesar 0,18% (mom), dari Rp 5.404.986 miliar atau Rp 5.404 triliun di April 2018 menjadi Rp 5.414.857 miliar atau Rp 5.414 triliun di Mei 2018. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, total nominal simpanan ini tumbuh 6,07% (year on year/yoy) di mana posisi simpanan Mei 2017 sebesar Rp 5.104.851 miliar.

Demikian dikutip detikFinance dari keterangan tertulis LPS, Jakarta, Senin (2/7/2018).

Sampai akhir Mei 2018, untuk simpanan dengan nilai saldo sampai dengan Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya meningkat sebesar 1,30% (mom), dari 253.873.209 rekening di April 2018 menjadi 257.174.744 rekening di Mei 2018. Sementara itu, jumlah nominal simpanannya juga meningkat 1,78% (mom), dari posisi akhir April 2018 sebesar Rp 2.322.374 miliar, menjadi Rp 2.363.818 miliar di akhir Mei 2018.

Sedangkan untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp 2 miliar, jumlah rekeningnya turun 0,4% (mom), dari 248.855 rekening di April 2018 menjadi 247.846 di Mei 2018. Sementara itu, untuk jumlah nominal simpanannya juga turun sebesar 1,02% (mom), dari Rp 3.082.612 miliar di April 2018 menjadi Rp 3.051.039 miliar di Mei 2018.

Dilihat dari jenis simpanan, jenis simpanan yang jumlah rekeningnya mengalami kenaikan paling tinggi adalah tabungan. Kenaikannya mencapai 1,33% dari 246.609.902 rekening di April 2018, menjadi 249.882.406 rekening di Mei 2018. Sementara itu, giro mengalami kenaikkan nominal tertinggi dibandingkan jenis simpanan lain, yaitu 2,42%, dari Rp 1.302.618 miliar di April 2018 menjadi Rp 1.334.148 miliar di Mei 2018.

Di Mei 2018, untuk jumlah rekening dan nominal simpanan dalam rupiah meningkat. Begitu pula dengan valuta asing (valas), jumlah rekening dan nominalnya meningkat.

Jumlah rekening simpanan dalam rupiah meningkat 1,30% (mom), di mana per April 2018 berjumlah 253.107.863, menjadi 256.387.086 rekening per Mei 2018. Untuk jumlah rekening simpanan dalam valas meningkat 2,10%, di mana per April 2018 jumlahnya 1.014.201 rekening menjadi 1.035.504 rekening di Mei 2018.

Dilihat dari nominalnya, simpanan dalam rupiah naik 0,04% (mom), dari sebesar Rp 4.672.104 miliar di April 2018 menjadi Rp 4.674.176 miliar di Mei 2018. Untuk simpanan dalam valas, jumlahnya meningkat 1,06% (mom) dari sebesar Rp 732.882 miliar di April 2018 menjadi Rp 740.681 miliar (Mei 2018).

Bank umum peserta penjaminan per Mei 2018 berjumlah 115 bank. Terdiri dari 102 bank umum konvensional dan 13 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 25 Bank Pemerintah Daerah, 64 Bank Umum Swasta Nasional dan 9 Kantor Cabang Bank Asing.

Sumber : Detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018

Loker EWF Medan

Monday, July 2, 2018

Kesalahan-kesalahan Dalam Merencanakan Dana Pendidikan

Equity World Medan - Lebaran dan liburan telah usai, THR telah habis sesuai dengan pos dan porsinya. Ada yang habis untuk lebaran semua, dan ternyata ada yang 'njagakne' alias mengandalkan THR untuk biaya sekolah. Semua sah-sah saja. Namun sebenarnya tepatkah menjadikan THR sebagai sumber biaya pendidikan?

Menjadikan THR sebagai sumber biaya pendidikan tentu boleh-boleh saja, yang perlu menjadi perhatian adalah, sesuaikah jumlahnya dengan kebutuhan biaya sekolah? Menjadi masalah lagi, jika THR adalah satu-satunya sumber.

Ketika tidak cukup maka, banyak yang mengandalkan pada 'utang' atau 'pinjaman' dari pinjaman lunak, hingga pinjaman dengan agunan SK, sertifikat aset dan pinjman tanpa agunan, yang bunganya bisa dibilang 'wow'.

Menurut Aidil Akbar Madjid, pakar perencanaan keuangan, kebutuhan biaya yang paling besar adalah biaya pendidikan dan biaya pensiun, sehingga harus dibentuk sejak jauh-jauh hari, atau setidaknya sejak sekarang.

'Kebutuhan biaya pendidikan, seharusnya diambil dari dana investasi pendidikan, bukan cash flow'. Alurnya: cash flow - investasi dana pendidikan -biaya pendidikan. Namun faktanya banyak yang salah atau kurang tepat dalam merencanakan biaya pendidikan.

Berikut beberapa kesalahan dalam merencanakan dana pendidikan.

TIDAK MERENCANAKAN SAMA SEKALI
Kesalahan ini adalah kesalahan paling fatal, karena pada akhirnya membebankan biaya pendidikan dari cash flow (gaji) bulanan. Padahal biaya pendidikan relatif sangat besar yang lumayan berat jika hanya dipenuhi dengan cash flow bulanan tanpa berinvestasi.

Mengapa terjadi? Sebagian ada yang berpendapat, "ahh sudahlah ngalir saja, rejeki udah ada yang mengatur".

Misalnya saja, biaya kuliah saja 18 tahun yang akan datang, dengan kenaikan biaya pendidikan sebesar 15% (data BPS), akan menjadi sekitar Rp 2-6 miliar.

TERLAMBAT MERENCANAKAN
Kesalahan kedua adalah terlambat merencanakan. Hal ini terjadi bukan karena orang tua tidak menyadari pentingnya merencanakan dana pendidikan, namun mengaggap ringan, enteng alias tidak menempatkan perencanaan pendiikan dalam skala prioritas, dan menjadikannya prioritas ke sekian, dikalahkan oleh kebutuhan lain, seperti mobil baru, rumah baru, dll. Sehingga ketika anak sudah mulai sekolah baru merasa butuh biaya relatif besar.

Selain karena faktor menunda, juga karena faktor tertunda akibat adanya beban utang konsumtif, yang harus disegerakan untuk dibayar.

Makanya jangan sampai terlambat, termasuk juga terlambat belajar tentang keuangan dan investasi karena yang akan rugi ya anda sendiri.

Sumber : Detik.com

PT. Equityworld Medan
EWF Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2018

Loker EWF Medan