PT Equityworld Futures Medan- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (9/9/20) dibuka turun 0,57% di level 5.214,03. Selang 10 menit penurunan IHSG semakin parah yakni 0,83% di level 5.200,68 setelah koreksi akibat aksi profit taking di bursa Wall Street tumbangkan bursa Asia.
Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 48 miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp 823 miliar.
Saham yang paling banyak dilego asing hari ini adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan jual bersih sebesar Rp 17 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang mencatatkan net sell sebesar Rp 18 miliar.
Sementara itu saham yang paling banyak dikoleksi asing hari ini adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan beli bersih sebesar Rp 7 miliar dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan net buy sebesar Rp 5 miliar.
Selanjutnya bursa di kawasan Asia terpantau ambruk, Nikkei di Jepang terdepresiasi 1,60%, Hang Seng Index di Hong Kong turun 1,09%, sedangkan Indeks Kospi di Korea Selatan anjlok 0,72%.
Dari dalam negeri, terdapat rilis data penjualan ritel periode Juli 2020 hari ini. Bank Indonesia (BI) memperkirakan penjualan ritel pada bulan itu terkontraksi 12,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY).
Penjualan ritel yang lesu semakin memberi konfirmasi bahwa konsumsi rumah tangga domestik sedang bermasalah. Sebelumnya, sudah ada dua data yang menggambarkan hal itu yakni Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih terus di bawah 100 dan deflasi yang terjadi pada Juli-Agustus. Bahkan BI memperkirakan deflasi akan berlanjut pada September.
Bursa saham New York baru memulai perdagangan perdana pekan ini, karena kemarin libur memperingati Hari Buruh. Namun baru memulai pekan yang baru, Wall Street langsung ambles.
Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) tadi pagi waktu Indonesia (Selasa waktu AS) ditutup anjlok 2,25%. Sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite ambrol masing-masing 2,78% dan 4,11%.
Investor di Wall Street juga cemas terhadap hubungan AS-China yang semakin memburuk. Presiden AS Donald Trump lagi-lagi mengutarakan wacana untuk putus hubungan dengan Negeri Tirai Bambu.
"Kita kehilangan miliaran dolar (saat berbisnis dengan China). Jika kita tidak berbisnis dengan mereka, maka tidak akan kehilangan miliaran dolar. Ini namanya decoupling, mungkin Anda mulai berpikir soal itu.
"Kita akan membuat AS menjadi negara industri superpower kelas dunia dan mengakhiri ketergantungan kepada China selamanya. Apakah itu dengan decoupling atau pengenaan bea masuk, yang sudah saya lakukan, kita akan menyudahi ketergantungan terhadap China. Kita tidak bisa mengandalkan China," papar Trump dalam jumpa pers di Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters.
Sumber : cnbcindonesia.com
PT Equityworld Medan
Equity world Medan
Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan






PT Equityworld Futures Medan-Harga logam mulia emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) alias emas Antam masih berada di level tinggi di atas Rp 1 juta/gram pada perdagangan pekan ini seiring dengan tingginya harga emas dunia di pasar spot global, meski kadang turun-naik. Kekhawatiran resesi global memicu harga emas dunia berada di tren naik.
PT Equityworld Futures Medan-Pergerakan harga logam mulia emas sejak mencapai level tertingginya sepanjang masa cenderung volatil seperti roller coaster. Pergerakan dolar AS masih menjadi pemicu utama volatilitas emas.
PT Equityworld Futures Medan- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih diselimuti sentimen negatif, sehingga diproyeksikan akan kembali melemah. Kemarin IHSG ditutup melorot 2,02 persen pada 5.238,48. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG hari ini masih tertekan sentimen peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia. Munculnya mutasi virus baru yang lebih menular 10 kali lipat daripada Covid-19 yang sebelumnya, mendorong pasar bergerak turun. “Hari ini mungkin indeks akan melemah ya. Dari kemarin pasar memperhatikan virus Covid-19 menyebar 10 kali lipat lebih kuat dan sudah masuk ke 5 kota besar di Indonesi, perkembangan jumlah kasus Covid-19 ini menjadi perhatian pasar dan menekan pasar kemarin cukup dalam,” sebut Hans kepada Kompas.com, Selasa (1/8/2020). Baca juga: IHSG Diyakini Bisa Tembus Level 6.000 pada Akhir 2020 Di sisi lain, pasar global bergerak variatif dimana saham-saham perbankan turun lantaran penurunan yield obligasi terdorong oleh aksi dovish The Fed yang mempertahankan suku bunga. Namun, saham – saham teknologi menguat. Indeks Nasdaq kemarin ditutup positif karena adanya stock split. Di sisi lain, bursa saham Jepang menguat kemarin karena salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett, kembali melebarkan sayap investasinya melalui perusahaan Berkshire Hathaway Inc. Tidak tanggung Buffett memborong saham di lima perusahaan investasi asal Jepang. Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 5.233 sampai dengan 5.218 dan resistance pada level 5.250 sampai dengan 5.369. Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini: 1. Artha Sekuritas CTRA rekomendasi buy 650 – 670, TP 810 – 830, stop loss <750. UNVR rekomendasi buy 8.200 – 8.300, TP 8.400 – 8.500, Stop Loss 8.150. MNCN rekomendasi buy 900 – 920, TP 960 – 980, stop loss 880. 2. Anugerah Mega Investama BJBR rekomendasi buy back jika break 1.200, TP 1.000 - 980, area sos 1.175 - 1.045. BRIS rekomendasi buy back jika break 1.040, TP 890 - 870, area sos 1.020 – 935. MIKA rekomendasi buy back jika break 2.450, TP 2.240 – 2.200, area sos 2.400 – 2.340. 3. Panin Sekuritas BMTR speculative buy 290, TP 300 - 322, stop loss <272. TDPM rekomendasi buy 164 - 169, TP 188 - 200, stop loss <158. RALS rekomendasi hold.