This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, September 18, 2014

Emas Stagnan Pasca Turun Ke Level 8 Bln Terendahnya

Equityworld Futures : Emas stagnan di London setelah sebelumnya mencapai level 8 bulan terendahnya akibat Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga. Sementara platinum mencapai level terendahnya sepanjang tahun 2014 ini.

Hari ini dollar mencapai level 14 bulan teringginya terhadap euro setelah The Fed menaikkan perkiraan rata-ratanya terkait suku bunga sebesar 1.375% diakhir 2015 dengan perkiraan Juni lalu yang menyatakan sebesar 1.125%. Naiknya suku bunga mengurangi daya tarik emas karena emas hanya menawarkan tingkat pengembalian (return) kepada para investor hingga harga catat gain, sementara penguatan dollar biasanya menurunkan permintaan akan tempat lindung nilai tersebut.

Emas menghentikan reli selama 12 tahun pada 2013 lalu setelah bank sentral AS berencana memangkas pembelian aset bulanannya, yang mana kemarin telah dilakukan sebanyak 7 kali. Emas sedang menuju penurunan kuartalan pertamanya sepanjang tahun 2014 ini ditengah tanda-tanda membaiknya ekonomi AS. Penurunan telah mempertahankan indkes kenaikan relative emas bullion selama 14 hari dibawah angka 30 sejak pekan lalu, sehingga memberikan sinyal kepada beberapa trader yang mempelajari grafik bahwa harga diperkirakan akan rebound.

Emas untuk pengiriman segera naik sebesar 0.2% ke level $1,225.54 per ounce pukul 9:30 pagi waktu London, menurut harga dari Bloomberg. Hari ini emas mencapai level $1,216.30, level terendah sejak 2 Januari lalu. Emas untuk pengiriman Desember turun sebesar 0.8% ke level $1,226 di Comex, New York. (bgs)

Sumber : Bloomberg

Penjualan Ritel Inggris Bulan Agustus Lalu Meningkat

Equityworld Futures : Penjualan ritel Inggris naik ke level tertingginya dalam 4 bulan terakhir sejak bulan Agustus lalu, seiring melonjaknya permintaan untuk penyedot debu sebelum pembatasan baru pada peralatan listrik yang kuat mulai diberlakukan.
Volume penjualan termasuk bahan bakar mobil naik sebesar 0,4 persen dari Juli lalu, sesuai dengan perkiraan rata-rata dari 21 ekonom yang disurvei Bloomberg News, menurut rilis data dari Kantor Statistik Nasional. Penjualan termasuk bahan bakar naik sebesar 0,2 persen.
Laporan hari ini juga menunjukkan sejauh mana persaingan harga antara retailers Inggris ketika mereka mencoba untuk menarik pelanggan. Secara keseluruhan harga toko anjlok sebesar 1,2 persen dalam setahun pada bulan Agustus lalu, level tertingginya dalam 5 tahun terakhir, sementara harga di toko makanan turun sebesar 0,1 persen, penurunan pertama dalam satu dekade terakhir.
Diukur dengan volume, penjualan makanan-toko melemah sebesar 0,7 persen dari Juli sampai Agustus lalu. Penjualan non-makanan menguat sebesar 1,6 persen, memimpin kenaikan sebesar 3,8 persen di toko-toko barang rumah tangga. Peraturan baru Uni Eropa melarang penjualan penyedot debu bertenaga tinggi yang mulai berlaku pada akhir Agustus lalu. Pembatasan pengering rambut, mesin pemotong rumput dan teko yang dijadwalkan akan diperkenalkan pada awal 2015 mendatang.
Dalam 3 bulan terakhir hingga Agustus lalu, volume penjualan ritel naik sebesar 0,5 persen dibandingkan dengan 3 bulan sebelumnya dan melonjak sebesar 3,2 persen dari tahun sebelumnya. Sementara inflasi Inggris sebesar 1,5 persen, di bawah target Bank Inggris, melebihi perkiraan dari pertumbuhan upah, menekan konsumen.  (knc)
Sumber : Bloomberg
 

WTI Melemah Untuk Hari Kedua Terkait Meningkatnya Persediaan Minyak Mentah AS

Equityworld Futures : West Texas Intermediate turun untuk hari kedua karena stok minyak mentah meningkat untuk pertama kalinya dalam lima pekan terakhir di AS, sebagai konsumen minyak terbesar di dunia. Sementara minyak brent turun di London.
Kontrak berjangka turun sebesar 0,9 persen di New York. Persediaan minyak mentah meningkat sebesar 3,67 juta barel ke level 362.300.000 pada pekan lalu, menurut laporan dari Energy Information Administration kemarin. Pasokan minyak mentah diperkirakan akan turun sebesar 1,5 juta, menurut survei Bloomberg News. Sementara mata uang dolar menguat pasca The Fed menaikkan prediksi target suku bunga.
WTI untuk pengiriman bulan Oktober turun sebesar 80 sen ke level $ 93,62 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di level $ 93,89 pukul 2:40 siang waktu Singapura. Kontrak tersebut turun sebesar 46 sen ke level $ 94,42 kemarin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan hampir sama dengan RSI 100 hari. Harga WTI telah turun sebesar 4,6 persen pada tahun ini.
Minyak Brent untuk pengiriman November turun sebesar 69 sen, atau 0,7 persen, ke level $ 98,28 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis London. Minyak mentah acuan Eropa lebih besar $ 5,77 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama. (vck)
Sumber: Bloomberg

Pemilu Kemerdekaan Skotlandia dimulai, Pound Menguat Terhadap Dolar

Equityworld Futures : Poundsterling menguat terhadap dolar karena Skotlandia akan memulai pemungutan suara apakah keluar negara persemakmuran pasca bersatu dengan Inggris selama 3 abad lamanya.
Sterling terapresiasi terhadap sebagian besar dari 16 mata uang utama seiring jajak pendapat yang menunjukkan kemerdekaan Skotlandia akan terwujud. Indeks perubahan harga di masa depan untuk mata uang Inggris telah melonjak dalam beberapa pekan terakhir karena investor bergulat dengan implikasi potensi pemilih 'ya', sementara harga opsi pada pound terhadap euro bearish tajam kemarin sejak 2008 lalu. Sebuah laporan yang dihari ini akan menunjukkan penjualan ritel Inggris naik pada bulan Agustus, menurut perkiraan median ekonom dalam survei Bloomberg News.
Pound naik sebesar 0,1 persen ke level $1,6288 pukul 07:57 pagi waktu London setelah naik ke level $1,6358 kemarin, tertinggi sejak 4 September lalu. Mata uang Inggris sedikit berubah pada level 79,09 pence per euro pasca menguat ke level 78,81 pence, level terkuat sejak 23 Juli.
Sementara itu, sterling menguat sebesar 0,6 persen pada bulan lalu, menurut Bloomberg Correlation-Weighted Indexes, yang melacak terhadap 10 mata uang negara berkembang. Euro turun sebesar 0,5 persen, sementara dolar naik sebesar 3,6 persen.  (izr)
Sumber: Bloomberg
 

Saham Eropa Menguat Terhadap Proyeksi Meningkatnya Suku Bunga AS

Equityworld Futures : Saham Eropa menguat, setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen menunjukkan bahwa suku bunga tidak akan meningkat dalam waktu dekat, sementara Skotlandia bersiap melakukan referendum.

Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3% menjadi 345,42. Indeks Standard & Poor 500 naik kurang dari 0,1%, sedangkan indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5%.

The Fed memangkas pembelian obligasi bulanan sebesar $ 10 miliar untuk ketujuh kalinya, dan akan mengakhiri program pada bulan Oktober. Para pembuat kebijakan mengatakan bahwa ekonomi berkembang pada kecepatan yang moderat dan inflasi di bawah target, tetap menjaga komitmen untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk "waktu yang cukup" setelah pembelian aset akhir.

Pemilih di Skotlandia hari ini akan memutuskan apakah akan melepaskan diri dari Inggris dalam pemungutan suara yang dapat berarti akhir dari bagian wilayah Inggris selama tiga abad lamanya.

Bank Sentral Eropa akan mengumumkan hasil dari program yang ditargetkan pinjaman pertama hari ini sebagai bagian dari upaya untuk mencegah deflasi di kawasan euro. Yang disebut TLTRO adalah di antara paket kebijakan Presiden ECB Mario Draghi yang mengatakan akan meningkatkan neraca sebanyak € 3 triliun ($ 3,9 triliun) dari € 2 trliun.

Bayer naik 4,9% menjadi € 111,30. Produsen obat terbesar di Jerman mengatakan bisnis plastik yang akan terdaftar di pasar saham sebagai perusahaan yang terpisah. Keputusan ini harus disetujui oleh dewan pengawas.

Sulzer naik 9,2% menjadi 137,40 franc Swiss. Sulzer sedang mempertimbangkan akan memperluas bisnis peralatan industri energi melalui link dengan Dresser-Rand. Sulzer mengatakan kemarin bahwa "terlibat dalam diskusi non-eksklusif dengan Dresser-Rand mengenai transaksi potensial."

Wednesday, September 17, 2014

Bursa Saham Jepang Ditutup Turun Jelang Keputusan The Fed

Equityworld Futures : Saham Jepang turun untuk hari kedua, pasca indeks Topix membukukan lima hari keuntungannya, karena investor menunggu keputusan kebijakan dari Federal Reserve.
Saham Mitsui OSK Lines Ltd, perusahaan pelayaran terbesar kedua di Jepang, turun tajam di Nikkei 225 Stock Average pasca acuan tarif angkut komoditas turun kemarin. Saham Mitsui Fudosan Co berayun pada penurunan di antara perusahaan real estate. Saham JFE Holdings Inc, produsen baja terbesar kedua di Jepang, naik sebesar 0,6 persen,  mereka mengatakan akan menghentikan studi kelayakan untuk proyek baja di Vietnam.
Indeks Topix turun sebesar 0,5 persen ke level 1,304.96 pada penutupan hari ini di Tokyo, dengan lebih dari dua saham jatuh untuk setiap yang naik, pasca turun sebesar 0,2 persen kemarin. Indeks acuan naik setiap hari sebesar 1,6 persen pada pekan lalu. Indeks Nikkei 225 turun sebesar 0,1 persen ke level 15,888.67 pada hari ini.
Sementara para pejabat di bank sentral AS sedang mengkaji berapa banyak kenaikan dan inflasi yang stabil akan diperlukan untuk mendorong kenaikan suku bunga pertama sejak 2006. Mereka akan menjelaskan pandangan mereka terhadap perekonomian dalam proyeksi kuartalan untuk pertumbuhan, pengangguran, inflasi dan suku bunga acuan federal fund. (vck)
Sumber: Bloomberg

Bursa Saham Eropa dibuka Menguat Pada Awal Sesi Jelang Keputusan FOMC

Equityworld futures : Saham Eropa naik untuk pertama kalinya dalam sembilan hari terakhir, rebound dari level dua pekan terendah, karena investor menimbang stimulus bank sentral di seluruh dunia sebelum keputusan Federal Reserve terkait kebijakan moneternya. Indeks berjangka AS mendatar, sementara saham Asia menguat.
Indeks Stoxx Europe 600 naik sebesar 0,6 persen ke level 344,82 pukul 08:16 pagi di London. Indeks tidak mencatat penguatan pada akhir sesi sejak keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang secara mengejutkan menurunkan tingkat suku bunga acuannya dan mulai membeli surat hutang sehingga mengirim sekuritas ekuitas Eropa ke level tertingginya dalam dua bulan terakhir pada 4 September lalu. Indeks Standard & Poor 500 berjangka tergelincir sebesar 0,1 persen hari ini, sedangkan indeks MSCI Asia Pacific Index naik sebesar 0,2 persen, menghentikan penurunan beruntun terpanjang dalam sembilan terakhir dalam 12 tahun terakhir.
Federal Reserve akan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya tersebut pada pukul 14:00 siang di Washington dan Ketua the Fed Janet Yellen akan mengadakan konferensi pers 30 menit kemudian, setelah penutupan perdagangan Eropa. Bank sentral dapat mengurangi pembelian obligasi bulanan sebesar $10 miliar menjadi $15 miliar, menjaganya agar tetap di jalur untuk mengakhiri program pada bulan Oktober mendatang, ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi.
Investor berspekulasi bank sentral akan mempertahankan janji untuk mempertahankan suku bunga acuan ultra rendahnya untuk waktu yang cukup pasca menyelesaikan pembelian obligasi bulanannya. (izr)
Sumber: Bloomberg