This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, October 31, 2017

OJK Akan Batasi Nominal Pengelolaan Dana oleh Fintech

Wakil Dewan Komisioner OJK, Nurhaida, saat ditemui di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (31/10/2017). 
Equity World Medan - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) berencana akan mengatur batasan nominal pengelolaan dana yang dikelola oleh perusahaan rintisan teknologi finansial atau startup financial technologi ( fintech).

Wakil Dewan Komisioner OJK, Nurhaida mengatakan, hingga kini OJK terus menggodok kembali mengenai aturan fintech.

Karena, fintech tidak hanya berjenis pinjam meminjam atau peer to peer lending (P2P), tetapi juga yang bergerak di penghimpunan dana atau crowdfunding.

Menurut dia, OJK telah mengeluarkan aturan mengenai fintech yang tercantum dalam Peraturan OJK Nomor 77 Tahun 2016 tentang Layanan Pinjam Peminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

"Kemungkinan ada nanti (batasan nominal). Bisa saja kami mengatur dengan batasan tertentu, ketentuannya ini, dan kalau begitu besar akan mengikuti ketentuan ini," ujar Nurhaida saat ditemui di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (31/10/2017).

Nurhaida menuturkan, OJK dalam membuat aturan tentang fintech selalu melihat risiko ke depannya. Sehingga, adanya fintech jangan sampai mematikan industri keuangan konvesional yang nantinya bisa mempengaruhi ekonomi.

"Semakin besar industrinya akan semakin besar risikonya, berarti kami lebih kuat mengaturnya. Akan tetapi kalau industrinya lebih kecil dan tidak terlalu besar, mungkin bisa diatur lebih simple, kembali lagi ke risiko," jelas dia.

Meski demikian, Nurhaida enggan menyebutkan kapan aturan tersebut akan keluar. Dia menambahkan, aturan ini masih terus dibahas oleh semua pemangku kepentingan, seperti Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Ini kan dalam pembahasan. Ini kan kami liat dulu. Industri ini kan berkembang cepat ya. Kalau ada perkembangan harus kami sesuaikan lagi," pungkas dia.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan

Monday, October 30, 2017

Bos BEI Kunjungi Kantor Bursa Saham Dubai, Seperti Apa Isinya?

Dirut BEI Tito Sulistio saat meninjau kantor bursa saham Dubai, Minggu (29/10/2017)
Equity World Medan - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia ( BEI) Tito Sulistio berkesempatan untuk mengunjungi kantor Dubai Financial Market (DFM) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu (29/10/2017).

Satu hal yang unik di Dubai, hari mulai bekerja bukan hari Senin, tetapi hari Minggu. Sementara weekend digeser di Jumat dan Sabtu. Dengan demikian, DFM jadi satu-satunya bursa di dunia yang buka di hari Minggu.

Sepanjang hari, bursa ini hanya buka 4 jam saja. DFM merupakan satu-satunya bursa saham syariah secara end to end, artinya semua prosesnya berlandaskan syariah.

Di dalam kantor DFM, pihak broker dan investor bisa saling bertemu di satu meja dan bertatap muka serta membicarakan soal saham sembari melihat ke layar komputer.

Isi kantor Dubai Financial Market (DFM) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Isi kantor Dubai Financial Market (DFM) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). (KOMPAS.com/APRILLIA IKA)
Ingat di Dubai yang dibangun berlandaskan hukum Islam, maka antara investor laki-laki dan perempuan juga ada tempatnya sendiri-sendiri alias tidak bercampur.

"Bagus juga ada tempat untuk ketemu seperti ini," ujar Tito sembari menebar pandangan ke keseluruhan DFM yang luasnya memang jauh lebih kecil ketimbang kantor BEI ini.

Sekilas dari pandangan mata Kompas.com, kantor ini tidak ramai. Sejumlah pria dengan busana tradisional Dubai saling berbicara sembari menatap layar komputer di depan mereka.

Terdapat aneka layar yang menampilkan harga-harga saham secara real time. Kebetulan saat rombongan BEI tiba di DFM, bursa tersebut baru memulai aktivitasnya.

Di dalam kantor DFM ini, ada 25 kantor broker yang dibuka disitu. Kantornya sangat kecil-kecil hanya sebagai reprsentatif saja. Di tiap kantor juga menampilkan layar real time transaksi saham yang terjadi.

Salah satu petugas yang menemani Tito mengatakan, ada 25 kantor broker di DFM.Sementara secara keseluruhan ada sekitar 40 broker yang ada di Dubai. "Semuanya (broker) sudah menggunakan konsep syariah," ujar petugas tersebut.

Dubai Financial Market (DFM) di Dubai, Uni EmiratArab (UEA).
Dubai Financial Market (DFM) di Dubai, Uni EmiratArab (UEA). (KOMPAS.com/APRILLIA IKA)
Ada sekotak kecil area dilapisi kaca bermotif dengan beberapa bangku. Ketika ditanyakan apa fungsi kotak kaca tersebut, ternyata itu adalah newsroom untuk wartawan.

Sebagai informasi, gedung tempat DFM beraktivitas merupakan salah satu gedung tua di Dubai yang dibangun di era 1970an.

DFM saat ini memiliki indeks return 12 persen. Efek syariah yang ditawarkan yakni saham, sukuk, reksa dana, ETF dan REITS. Pangsa pasar sukuk globalnya sebesar 10,5 persen atau terbesar ketiga di dunia. Sementara pangsa pasar reksa dana syariahnya mencapai 0,4 persen secara global.

BEI datang ke DFM dalam rangka studi banding untuk mendirikan bursa efek syariah di Indonesia. Menurut Tito, membangun bursa efek syariah di Indonesia bisa butuh waktu sekitar sembilan bulan.

Sumber: Kompas.com

PT Equity World Futures
EWF Medan

Friday, October 27, 2017

Hingga Akhir Tahun Rupiah Berpotensi Melemah ke Level 14.000

Ilustrasi rupiah
Equity World Medan - Kondisi mata uang Garuda masih cenderung melemah pada pekan ini. Tercatat pada Kamis (26/10/2017), kurs spot rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) turun tipis 0,07 persen menjadi Rp 13.587.

Sedang kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) naik tipis 0,07 persen menjadi Rp 13.560.

"Pelemahan rupiah bisa berlanjut ke pekan depan," ujar Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong, kemarin.

Pengamat Ekonomi & Foreign Exchange Trader Bank Jateng Nandi Wardhana mengatakan, pelemahan rupiah terjadi karena selama Senin-Rabu kemarin terjadi net outflow di pasar obligasi sebesar Rp 1,51 triliun.

Selain itu, sentimen positif bagi dollar AS masih cukup kuat.

Menurut dia, pergerakan rupiah ke depan akan dipengaruhi rilis produk domestik bruto (PDB) AS pada Jumat (27/10/2017).

Selain itu, pada pekan depan notulensi rapat FOMC akan dirilis. Di awal November, AS juga akan merilis data non-farm payrolls.

Lukman meramalkan, hingga akhir tahun, rupiah berpotensi melemah hingga mencapai level Rp 14.000 per dollar AS.

Sementara pada hari ini (27/10/2017), Nandi memprediksi rupiah melemah dan bergerak di kisaran Rp 13.550-Rp 13.625 per dollar AS.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan

Thursday, October 26, 2017

Baru Melantai di Bursa, GMF Raih Dana Rp 1,129 Triliun


Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), Iwan Joeniarto (kanan) di Kawasan GMF Aeroasia, Tangerang, Banten, Rabu (24/10/2017).



Equity World Medan - Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk ( GMFI), Iwan Joeniarto, mengatakan setelah 14 hari atau dua pekan resmi melantai di pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), pihaknya berhasil memperoleh dana sebesar 83,5 juta dollar AS atau Rp 1,129 trilun.

"Sekitar 60 persen pendapatan itu akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi GMF, 25 persen untuk modal kerja, dan sisanya untuk refinancing," ujarnya Iwan di Kawasan GMF Aeroasia, Tangerang, Banten, Rabu (24/10/2017).

Iwan mengungkapkan, aksi korporasi dengan resmi masuk pasar saham pada 10 Oktober merupakan strategi GMF untuk mengembangkan usaha dan juga meningkatkan kemampuan GMF.

Iwan menjelaskan, saat ini komposisi investor yang menjadi pemilik saham GMF, sebesar 89,1 persen dimiliki induk usaha (PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, lalu 0,9 persen dimiliki Aerowisata, dan sisanya dimiliki publik.

Baca juga : GMF AeroAsia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

Sementara itu, pada tahun ini perusahaan yang bergerak pada bisnis Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) berhasil membukukan pendapatan senilai 310,5 juta dollar AS pada kuartal III tahun 2017.

Jumlah tersebut melampaui target pendapatan kuartal III 2017, yakni sebesar 304,4 juta dollar AS.

Dengan pencapaian ini, Iwan mengaku optimistis, GMF akan semakin mampu bersaing di panggung internasional dan akan mampu masuk 10 besar MRO di dunia.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten GMFI.

Perseroan merupakan emiten ke-25 yang melantai di BEI dan emiten pertama dari industri MRO (maintenance repair overhaul/pemeliharaan dan perbaikan pesawat) Indonesia.

Penawaran umum perdana atau initial public offering ( IPO) GMF dilakukan hari ini, Selasa (10/10/2017).

GMF melepas 2.823.351.100 lembar saham baru atau 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdananya dengan harga sebesar Rp 400.

Sekitar 60 persen dana bersih dari hasil IPO ini akan digunakan oleh GMF untuk mendanai investasi GMF dalam rencana ekspansi, 15 persen untuk refinancing, dan sisanya untuk kebutuhan modal kerja.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan

Tuesday, October 24, 2017

Investor Asing Masuk, IHSG Berpotensi Melaju

Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Equity World Medan - Di awal pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) berhasil ditutup menguat 20,47 poin ke level 5.950,03. Investor asing juga kembali mencatatkan aksi beli sebesar Rp 372,24 miliar.

Bahkan, IHSG juga mencapai rekor kapitalisasi pasar sepanjang sejarah. "Hal ini juga karena adanya transaksi crossing saham," ujar Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang sebagaimana dikutip dari Kontan.co.id, Senin (23/10/2017).

Lanjar Nafi, Analis Reliance Sekuritas, mengatakan, kembalinya investor asing ke pasar modal lokal juga membuat IHSG kembali sumringah. "Aksi beli asing sudah terlihat sejak akhir pekan lalu," ujar dia.

Meski demikian, kenaikan IHSG harus tetap diwaspadai. Menurut Lanjar, IHSG berpotensi berbalik arah.

Lanjar memperkirakan IHSG hari ini akan tertekan di rentang 5.933–5.965. Saham yang layak dilirik di antaranya, ASII, ASRI, EXCL, MAPI, RALS, BRPT dan SMBR.

Sementara itu menurut Edwin, berdasarkan posisi indeks terakhir, pergerakan indeks telah membentuk pola three inside up.

"Ini mengindikasikan berlanjutnya penguatan pada hari Selasa," jelas dia. Edwin memprediksi, pada perdagangan hari ini, IHSG akan bergerak antara level support 5.943 dan resistance 5.985.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan

Monday, October 23, 2017

BI Buka Transaksi "Swap" Lindung Nilai dalam Euro

Mata uang euro

Equity World Medan - Bank Indonesia (BI) membuka transaksi swap lindung nilai dalam mata uang euro yang aan dimulai pada 25 Oktober 2017 mendatang.

Sebelumnya, bank sentral telah membuka transaksi swap lindung nilai dalam mata uang yen pada 12 Juli 2017 lalu.

Kepala Departemen Komunikasi BI Agusman menyatakan, fasilitas lindung nilai untuk mata uang euro ini dilakukan antara lain untuk mendorong semakin beragamnya sumber pembiayaan untuk kegiatan ekonomi nasional.

Window time transaksi swap lindung Nilai kepada Bank Indonesia dalam mata uang nondollar AS dibuka satu kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Rabu pukul 14.00-16.00 WIB.

"Bank dapat mengajukan Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia untuk mata uang euro dalam window time tersebut dengan pengajuan nominal minimum sebesar 1 juta euro dengan kelipatan penawaran sebesar 100.000 euro," kata Agusman dalam pernyataan resmi, Senin (23/10/2017).

Adapun tenor yang tersedia adalah untuk 3 dan 6 bulan. Pengajuan transaksi tersebut dapat dilakukan oleh bank dengan menyampaikan dasar kebutuhan atau underlying transaksi.

"Pengaturan mengenai underlying transaksi tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Bank Indonesia No.18/8/2016 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 15/17/PBI/2013 tentang Transaksi Swap Lindung Nilai kepada Bank Indonesia," jelas Agusman.

Melalui kebijakan BI tersebut, imbuh dia, diharapkan dapat mendukung kegiatan investasi dan perdagangan internasional yang terdiversifikasi dalam berbagai mata uang. Di samping itu, transaksi tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan likuiditas dan pemeliharaan stabilitas nilai tukar rupiah.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan

Friday, October 20, 2017

Oknum Pegawai BRI Bobol Dana Rp 6 Miliar, Ini Saran Rofikoh

Komisaris Independen Bank BRI Rofikoh Rokhim

Equity World Medan - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Rofikoh Rokhim mengungkapkan pilar agama perlu ditanamkan secara kuat kepada seluruh karyawan di instansinya. Hal ini sekaligus untuk menjawab kasus dugaan pembobolan uang kas senilai Rp 6 miliar oleh petugas Tambahan Kas Kantor (KSK) BRI cabang Medan Putri Hijau.

"Menurut saya perlu di Indonesia, agama jadi pilar. Menurut saya, perlu realisasi dari aplikasi keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, kalau itu diaplikasikan sebenarnya kita bisa zero corrupt," kata Rofikoh, seusai Seminar Penyelamatan Pengelolaan BUMN Indonesia, di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (19/10/2017).

Di dalam perbankan, lanjut dia, ada banyak risiko yang harus diwaspadai oleh para direksi. Satu hal yang paling berat adalah risiko operasional.

"Kenapa? Karena risiko operasional menyangkut manusianya. Meski sistemnya bagus, teknologi canggih, tapi manusianya mentalnya korup ya susah," kata Rofikoh.

Rofikoh baru saja ditunjuk menjadi komisaris independen BRI pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRI. Selain itu, RUPSLB juga merombak beberapa struktur direksi BRI.

Terkait kasus pembobolan uang kas sebesar Rp 6 miliar milik BRI cabang Medan Putri Hijau,  diduga dibawa kabur oleh dua orang petugas TKK berinisial BNS dan EP. Saat ini, kepolisian tengah memburu kedua terduga pelaku. Adapun peristiwa itu terjadi pada Jumat, 13 Oktober 2017, sekitar pukul 12.00 WIB.

Sumber: Kompas.com

PT Equityworld Futures
EWF Medan