This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, August 9, 2021

Ambrol! Harga Emas Turun 2% Lebih, Saatnya Borong?

 PT Equityworld Futures Medan- Harga emas dunia anjlok pada perdagangan pagi ini. Keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) jadi penyebab ambruknya harga sang logam mulia.
Pada Senin (9/8/2021) pukul 07:48 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.721,62/troy ons. Ambles 2,33% dari posisi akhir pekan lalu.

emas
emas
Sepertinya harga emas terpukul oleh penguatan nilai tukar dolar AS. Pada pukul 07:50 WIB, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,1%.

Dalam sepekan terakhir, indeks ini menguat 0,82% secara point-to-point. Sementara selama sebulan ke belakang, kenaikannya hampir mencapai 1%.
emas
emas
Kedua aset ini punya hubungan berbanding terbalik. Saat dolar AS menguat, maka harga emas melemah, demikian pula sebaliknya.

Ini karena emas adalah aset yang dibanderol dengan dolar AS. Ketika dolar AS mengalami apresiasi, maka emas jadi lebih mahal buat investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas turun, harga pun mengikuti.

Apresiasi mata uang Negeri Paman Sam ditopang oleh rilis data ketenagakerjaan terbaru. US Bureau of Labor Statistics melaporkan, perekonomian AS pada Juli 2021 menciptakan 943.000 lapangan kerja, tertinggi sejak Agustus 2020. Jauh lebih banyak ketimbang konsensus pasar yang dihimpun Reuters dengan perkiraan 870.000.
naker

"AS memasuk fase ekspansi ekonomi baru pada kuartal III-2021. Momentum pemulihan ekonomi terus terbangun," tegas Brian Bethune, Profesor di Boston College, seperti dikutip dari Reuters.

Data ini, seperti kata Profesor Bethune, memberikan klarifikasi bahwa pemulihan ekonomi AS berada di jalan yang benar. Pasar pun semakin yakin bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) akan segera mengurangi 'dosis' stimulus moneter. Investor memperkirakan Ketua Jerome 'Jay' Powell dan kolega akan menurunkan nilai pembelian surat berharga (quantitative easing) mulai awal tahun depan.

naker

Dengan demikian, pasokan dolar AS di pasar tidak akan melimpah lagi seperti sekarang. Seperti barang, pasokan yang berkurang sementara permintaan tetap tinggi akan membuat harga terdongkrak. So, tidak heran dolar AS begitu perkasa sehingga membuat harga emas anjlok.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas masih akan dalam tekanan. Ini karena harga sang logam mulia berkali-kali gagal menembus titik resistance di US$ 1.832/troy ons
emas

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Friday, August 6, 2021

Saham Blue Chip Melorot Terus, Kapan nih Bisa Masuk?

saham bursa efek indonesia sekuritas mansek bei di Mandiri Sekuritas PT Equityworld Futures Medan- Saham dengan kategori blue chip alias unggulan di pasar modal Indonesia masih terus mengalami penurunan di tengah pembatasan yang masih dilakukan pemerintah lewat mekanisme Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa-Bali sampai 9 Agustus 2021.
Lazimnya, saham blue chip dikenal sebagai saham perusahaan yang mature, diakui secara nasional, konsisten mencetak laba, sehat secara keuangan, dan punya produk atau layanan berkualitas tinggi.

Saham-saham ini juga biasanya masuk dalam konstituen Indeks LQ45, indeks yang berisi 45 saham paling likuid dengan fundamental baik.


Lantas, di tengah kondisi ketidakpastian ini kira-kira kapan investor bisa masuk ke saham blue chip?

Yosua Zisokhi, Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia dalam program InvesTime CNBC Indonesia, Senin malam, (03/08/2021) menyampaikan bagi investor jangka panjang, memilih saham-saham blue chip saat ini sudah pas lantaran harganya termasuk sangat murah (undervalued).

"Menurut saya investor long term atau jangka panjang level-level saat ini sudah bukan lumayan lagi, sangat murah," kata Yosua.

Salah satu sektor yang menarik adalah perbankan dan sektor barang konsumsi (consumer goods). Sektor ini menjadi pilihan kesempatan bagi investor untuk mengoleksi sahamnya lebih banyak.

"Khususnya bank dan consumer goods ini jadi pilihan sekarang untuk dapatkan lot [1 lot berisi isi 100 saham] lebih banyak," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan untuk investor jangka pendek atau trader, saat ini saham big cap atau saham dengan kapitalisasi pasar besar di atas Rp 100 triliun, masih terkesan belum menarik karena kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum terlalu tinggi.

"Investor asing lihat Indonesia IHSG-nya. Kalau IHSG naik, investor asing dibeli lokomotifnya yakni big cap-nya," dia memaparkan.

Ketika Indonesia nantinya sudah pulih dan tidak lagi menerapkan PPKM, maka ekonomi mestinya pulih dan saham-saham big cap ini akan menjadi motor perekonomian. "Mestinya IHSG kita akan kembali mengalami kenaikan," katanya.

"Mereka akan lari [investor melirik] ke big cap ini. Masih ditunggu ketika Indonesia pulih, PPKM selesai dan wabah selesai ekonomi membaik," ujarnya.

Data BEI mencatat, IHSG ditutup naik 0,56% di 6.130 pada penutupan perdagangan Selasa (3/8/2021) dengan kenaikan dalam 3 bulan terakhir sebesar 2,78% dan year to date naik 2,53%.

Khusus saham big cap, sebelumnya, Direktur Perdagangan dan Anggota Bursa, Bursa Efek Indonesia (BEI), Laksono Widodo juga menilai saat ini saham-saham big caps dan masuk dalam indeks LQ45 harganya sudah undervalued atau relatif murah, sehingga menarik investor untuk masuk.

Selain itu, mulai ada tren kenaikan saham tipe ini lantaran didorong kenaikan di bursa saham global seperti indeks Dow Jones di AS.

"Dengan naiknya indeks di pasar luar negeri, banyak yang melihat bahwa big caps di Indonesia sudah dinilai undervalued atau relatif murah. LQ45 dan IDX30 juga ketinggalan cukup jauh dari IHSG sehingga membuat big cap companies semakin menarik dari sisi valuasi," kata Laksono, kepada awak media, Jumat (23/7/2021)


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Bank Sentral Inggris Bersiap Naikkan Suku Bunga, Tapi...

 PT Equityworld Futures Medan-Di tengah kenaikan kasus penyakit akibat virus corona (Covid-19) yang melanda Inggris, bank sentralnya sudah bersiap untuk menaikkan suku bunga. Tetapi, kenaikan tersebut dilakukan dengan sangat pelan dan bertahap, bahkan di tahun 2024, bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) memproyeksikan suku bunga hanya sebesar 0,5% saja.
Dalam pengumuman rapat kebijakan moneter kemarin, BoE di bawah pimpinan Gubernur Andrew Bailey mempertahankan suku bunga acuan di rekor terendah sepanjang masa 0,1%. Keputusan tersebut dibuat dengan suara bulat, sebanyak 8 anggota dewan sepakat mempertahankan suku bunga yang sudah berada di level 0,1% sejak Maret 2020 lalu, ketika virus corona dinyatakan sebagai pandemi.

BoE secara jelas memproyeksikan suku bunga akan dinaikkan mulai tahun depan. Di kuartal III-2022 suku bunga diproyeksikan sebesar 0,2% atau naik 10 basis poin dari level saat ini. Kemudian dinaikkan lagi sebesar 20 basis poin menjadi 0,4% di kuartal III-2023, dan selanjutnya di kuartal II-2024 dinaikkan lagi hingga menjadi 0,5%.


"Proyeksi tersebut menyiratkan BoE akan melakukan pengetatan moneter dengan sangat bertahap, dan suku bunganya jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya," kata Vivek Paul, kepala strategi investasi di BlackRock Investment Institute Inggris, sebagaimana dilansir CNBC International, Kamis (5/8/2021).

Sebagai perbandingan, bank sentral Amerika Serikat (AS) lebih agresif dalam menaikkan suku bunga. Berdasarkan Fed Dot Plot, 13 dari 18 anggota dewan The Fed melihat suku bunga akan dinaikkan pada tahun 2023. 11 diantaranya memproyeksikan dua kali kenaikan masing-masing 25 basis poin menjadi 0,75%.

Dan untuk jangka panjang, suku bunga diperkirakan sebesar 2,5%.

Sementara itu untuk program pembelian aset (quantitative easing/QE) BoE 7 orang sepakat mempertahankan nilainya sebesar 895 miliar poundsterling (US$ 1,25 triliun), hanya satu anggota yang memilih untuk memangkas nilai tersebut.

Kebijakan QE bank sentral Inggris ini sedikit berbeda dengan The Fed. Nilai QE BoE sudah ditetapkan nilainya sejak awal, sementara The Fed bersifat open-ended. Secara sederhana kebijakan QE open-ended nilainya tak terhingga, selama diperlukan akan terus dilakukan. The Fed saat ini melakukan QE dengan nilai US$ 120 miliar per bulan.

Oleh karena itu, BoE tidak melakukan tapering atau pengurangan nilai QE per bulan seperti yang akan dilakukan The Fed.

Di tengah kenaikan kasus penyakit akibat virus corona (Covid-19) yang melanda Inggris, bank sentralnya sudah bersiap untuk menaikkan suku bunga. Tetapi, kenaikan tersebut dilakukan dengan sangat pelan dan bertahap, bahkan di tahun 2024, bank sentral Inggris (Bank of England/BoE) memproyeksikan suku bunga hanya sebesar 0,5% saja.
Dalam pengumuman rapat kebijakan moneter kemarin, BoE di bawah pimpinan Gubernur Andrew Bailey mempertahankan suku bunga acuan di rekor terendah sepanjang masa 0,1%. Keputusan tersebut dibuat dengan suara bulat, sebanyak 8 anggota dewan sepakat mempertahankan suku bunga yang sudah berada di level 0,1% sejak Maret 2020 lalu, ketika virus corona dinyatakan sebagai pandemi.

BoE secara jelas memproyeksikan suku bunga akan dinaikkan mulai tahun depan. Di kuartal III-2022 suku bunga diproyeksikan sebesar 0,2% atau naik 10 basis poin dari level saat ini. Kemudian dinaikkan lagi sebesar 20 basis poin menjadi 0,4% di kuartal III-2023, dan selanjutnya di kuartal II-2024 dinaikkan lagi hingga menjadi 0,5%.


"Proyeksi tersebut menyiratkan BoE akan melakukan pengetatan moneter dengan sangat bertahap, dan suku bunganya jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya," kata Vivek Paul, kepala strategi investasi di BlackRock Investment Institute Inggris, sebagaimana dilansir CNBC International, Kamis (5/8/2021).

Sebagai perbandingan, bank sentral Amerika Serikat (AS) lebih agresif dalam menaikkan suku bunga. Berdasarkan Fed Dot Plot, 13 dari 18 anggota dewan The Fed melihat suku bunga akan dinaikkan pada tahun 2023. 11 diantaranya memproyeksikan dua kali kenaikan masing-masing 25 basis poin menjadi 0,75%.

Dan untuk jangka panjang, suku bunga diperkirakan sebesar 2,5%.

Sementara itu untuk program pembelian aset (quantitative easing/QE) BoE 7 orang sepakat mempertahankan nilainya sebesar 895 miliar poundsterling (US$ 1,25 triliun), hanya satu anggota yang memilih untuk memangkas nilai tersebut.

Kebijakan QE bank sentral Inggris ini sedikit berbeda dengan The Fed. Nilai QE BoE sudah ditetapkan nilainya sejak awal, sementara The Fed bersifat open-ended. Secara sederhana kebijakan QE open-ended nilainya tak terhingga, selama diperlukan akan terus dilakukan. The Fed saat ini melakukan QE dengan nilai US$ 120 miliar per bulan.

Oleh karena itu, BoE tidak melakukan tapering atau pengurangan nilai QE per bulan seperti yang akan dilakukan The Fed


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Thursday, August 5, 2021

Bitcoin cs Bangkit Kembali, Ethereum Melesat Jelang Update

 Ilustrasi Ethereum. (Dok: Freepik)PT Equityworld Futures Medan-Harga mayoritas mata uang kripto (cryptocurrency) kembali rebound ke zona hijau pada perdagangan Kamis (5/8/2021) pagi waktu Indonesia, setelah selama dua hari sebelumnya sempat diperdagangkan di zona merah.
Berdasarkan data dari CoinMarketCap pukul 09:15 WIB, enam kripto berkapitalisasi terbesar non-stablecoin kompak bergerak menguat pada pagi hari ini.

Bitcoin melonjak 3,53% ke level harga US$ 39.799,3/koin atau setara dengan Rp 569.527.983/koin (asumsi kurs Rp 14.310/US$), ethereum meroket 8,21% ke level US$ 2.727,12/koin (Rp 39.025.087/koin), binance coin melesat 3,36% ke US$ 335,63/koin (Rp 4.802.865/koin).


Selanjutnya cardano menguat 0,45% ke posisi US$ 1,38/koin atau setara dengan Rp 19.748/koin, ripple bertambah 0,78% ke US$ 0,7248/koin (Rp 10.372/koin), dan dogecoin terapresiasi 2,2% ke US$ 0,2017/koin (Rp 2.886/koin).

Bitcoin bangkit kembali ke sekitaran level US$ 39.000 pada Rabu (4/8/2021) kemarin karena para trader menanggapi kondisi oversold jangka pendek.

"Jika bitcoin bertahan di atas US$ 40.000 selama seminggu, kemungkinan penembusan akan meningkat," kata Pankaj Balani, CEO Delta Exchange menulis dalam e-mail kepada CoinDesk.

Selain bitcoin, ethereum juga kembali bangkit dan menjadi yang paling bullish di antara kripto terbesar lainnya, jelang proses update yang bernama 'London Hard Fork', pembaruan jaringan yang bertujuan untuk meningkatkan performa jaringan blockchain di ethereum.

Sementara itu di Amerika Serikat (AS), Beberapa senator AS memperkenalkan amandemen RUU infrastruktur pada Rabu kemarin dan mencoba untuk menjernihkan kebingungan investor tentang istilah "broker" kripto.

Pembaruan diajukan untuk memastikan bahwa istilah "broker" tidak termasuk validator, pembuat perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengembang protokol.

Jika dimasukkan dalam tagihan akhir, amandemen tersebut akan menjadi kemenangan bagi industri kripto yang menurut para pendukungnya berisiko kehilangan inovator dan investor yang tertarik untuk melakukan bisnis kripto di AS.

Artinya, beberapa perusahaan terkait kripto dipaksa untuk tutup jika mereka tidak dapat mematuhi atau pindah ke luar negeri.

Senat awalnya memasukkan kripto dalam tagihan infrastruktur sebagai ketentuan "pay-for" yang akan membantunya menghasilkan pendapatan untuk tagihan melalui peningkatan kepatuhan pajak pada perusahaan kripto. Pihak-pihak ini harus mengajukan laporan ke IRS.

Serangan balik dari industri kripto adalah tanggapan terhadap definisi luas RUU tentang "broker" untuk memasukkan entitas yang sebenarnya tidak memperantarai aset digital atau yang tidak memiliki pelanggan yang informasinya perlu dilaporkan ke IRS.

"Dengan memperjelas definisi broker, amandemen kami akan memastikan perantara non-keuangan seperti penambang, validator jaringan, dan penyedia layanan lainnya, banyak di antaranya bahkan tidak memiliki informasi pengenal pribadi yang tidak tunduk pada persyaratan pelaporan yang ditentukan dalam paket infrastruktur bipartisan," kata Toomey dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada CNBC International, Rabu kemarin


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Harga Emas Turun! Jangan Kaget, Masih Bisa Turun Lagi...

 PT Equityworld Futures Medan- Harga emas dunia masih turun pada perdagangan pagi ini. Apakah ada harapan bangkit?
Pad Kamis (5/8/2021) pukul 07:42 WIB, harga emas dunia di pasar spot tercatat US$ 1.809,9/troy ons. Turun tipis 0,08% dibandingkan hari sebelumnya.

Harga sang logam mulia sedang menjalani tren menurun. Dalam sepekan terakhir, harga terkoreksi 0,96%.

emas
emas

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan harga emas masih bisa turun ke bawah US$ 1.800/troy ons. Target harga terdekat ada di US$ 1.790/troy ons dengan level resistance US$ 1.822-1.832/troy ons.

"Harga emas sepertinya masih bergerak netral di kisaran US$ 1.802-1.822/troy ons. Jika harga berhasil keluar dari level ini, maka baru akan ada sinyal yang jelas arahnya mau ke mana," sebut Wang dalam risetnya.

emas
Saat harga menembus titik support US$ 1.802/troy ons, lanjut Wang, maka ada risiko koreksi hingga ke US$ 1.789,98/troy ons. Namun jika titik resistance US$ 1.822/troy ons tertembus, maka harga bisa naik ke rentang US$ 1.832-1.853/troy ons.

"Namun untuk bisa menuju level resistance tersebut, harga emas harus stabil di kisaran US$ 1.802-1.810/troy ons terlebih dulu. Sepertinya harga emas bisa bertahan di atas US$ 1.806/troy ons," lanjut Wang
emas

Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Wednesday, August 4, 2021

Kurang Bergairah, Bursa Saham Asia Dibuka Beragam

 PT Equityworld Futures Medan-Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Rabu (4/8/2021), jelang rilis data aktivitas jasa China versi Caixin/Markit periode Juli 2021.
Indeks Nikkei Jepang dibuka melemah 0,18%, Hang Seng Hong Kong turun tipis 0,04%, dan Shanghai Composite China terpangkas 0,15%.

Sementara untuk indeks KOSPI Korea Selatan dan Straits Times (STI) Singapura dibuka di zona hijau pada hari ini. Indeks KOSPI dibuka menguat 0,25% dan STI naik 0,16%.


Data aktivitas jasa yang tercermin pada indeks manajer pembelian (Purchasing Manager's Index/PMI) Jasa China versi Caixin/Markit periode Juli 2021 akan dirilis pada pukul 09:45 waktu setempat atau pukul 08:45 WIB.

Investor di Asia sepertinya masih terus memantau perkembangan pandemi virus corona (Covid-19) di Asia yang kembali mencatatkan kenaikan kasus dalam beberapa hari terakhir.

Di Jepang, kasus baru Covid-19 tercatat kembali mencetak rekor terbarunya pada akhir Juli lalu, yakni mencapai 12.340 kasus. Sementara pada Senin (2/8/2021), otoritas kesehatan Jepang melaporkan penambahan kasus sekitar 8.000 kasus.

Saat ini Jepang masih bergulat dengan gelombang kelima dari Covid-19, di tengah masih berlangsungnya perhelatan olahraga terbesar di dunia, Olimpiade 2020 di Tokyo.

Sementara itu di China, pada awal pekan ini, Negeri Tirai Bambu mencatat 98 kasus baru, dengan 55 kasus lokal, tertinggi dari Januari 2021.

Kenaikan kasus China diyakini terkait varian Delta. Sejak 20 Juli lalu, ada penambahan 360 kasus lokal. Varian Delta menyebar di 20 kota dan lebih dari selusin provinsi di negeri itu.

Beralih ke Amerika Serikat (AS), tiga indeks utama di bursa saham Wall Street ditutup menguat, setelah perilisan kinerja keuangan kuartal kedua tahun 2021 beberapa perusahaan yang menumbuhkan kembali optimisme pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) melesat 0,8% ke level 35.116,39, S&P 500 melonjak 0,82% ke 4.423,15 dan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa, serta Nasdaq Composite menguat 0,55% ke posisi 14.761,29.

Kinerja keuangan emiten di bursa saham New York mendongrak optimisme pelaku pasar. Dupont, emiten membuat bahan baku industri, membukukan pendapatan US$ 4,1 miliar pada kuartal II-2021. Naik 4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy)


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Harga Emas 'Diramal' Netral, Maksudnya Apa Nih?

Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini 

 PT Equityworld Futures Medan- Harga emas dunia nyaris tanpa pergerakan pada perdagangan pagi ini. Minimnya dinamika di pasar membuat investor memilih wait and see.
Pada Rabu (4/8/2021) pukul 07:39 WIB, harga emas di pasar spot tercatat US$ 1.808,61/troy ons. Turun tipis 0,02% dari hari sebelumnya.

Hari, sentimen yang menggerakkan pasar memang tidak banyak. Oleh karena itu, pelaku pasar memilih untuk menunggu rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis Jumat malam waktu Indonesia.

US Bureau of Labor Statistics akan merilis data ketenagakerjaan periode Juli 2021. Konsensus pasar yang dihimpun Reuters memperkirakan perekonomian Negeri Paman Sam menciptakan 880.000 lapangan kerja, naik dibandingkan Juni 2021 yang sebanyak 850.000.

Sementara tingkat pengangguran diperkirakan 5,7%. Juga turun dari Juni 2021 yaitu 5,9%.

Mencapai penciptaan lapangan kerja yang maksimal (maximum employment) adalah target dari The Federal Reserve/The Fed, bank sentral Negeri Adidaya. Sebelum itu tercapai, atau setidaknya mengarah ke sana, The Fed masih akan tetap mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar. Suku bunga acuan rendah mendekati 0%, dan pembelian aset (quantitative easing) US$ 120 miliar/bulan tetap berlanjut.

Kebijakan moneter The Fed ini yang akan menentukan nasib dolar AS. Saat kurs dolar AS bergerak, maka harga emas akan mengikuti.

Dolar AS dan emas punya hubungan yang berbanding terbalik. Saat dolar AS menguat, harga sang logam mulia akan turun dan demikian pula sebaliknya.

Ini karena emas adalah aset yang dibanderol dengan dolar AS. Ketika dolar AS terapresiasi, emas jadi lebih mahal buat investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas turun, harga pun mengikuti.

Wang Tao, Analis Komoditas Reuters, memperkirakan target level support harga emas hari ini berada di US$ 1.802-1.790/troy ons. Sementara level resistance ada di US$ 1.822-1.832/troy ons.
"Gerak harga emas sepertinya akan netral saja di kisaran US$ 1.802-1.822, tidak bullish dan tidak bearish. Penembusan di level ini baru akan memberi sinyal ke mana harga bergerak," sebut Wang dalam risetnya.


Menurt Wang, kegaglan harga emas menembus titik resistance US$ 1.833/troy ons membuat harga bisa turun sampai ke US$ 1.789,98/troy ons. Namun, ini baru akan terkonfirmasi apabila harga menembus ke bawah US$ 1.802/troy ons.

Jika harga emas kemudian naik, maka titik resistance terdekat ada di US$ 1.822/troy ons. Penembusan di titik ini akan membawa harga menuju US$ 1.832/troy ons.

"Saat ini sinyal di pasar belum terbaca dengan jelas. Sudah dua kali harga gagal menembus titik resistance US$ 1.840/troy ons sehingga tren bullish agak meragukan. Namun sebelum harga benar-benar anjlok ke US$ 1.784/troy ons, tren bearish juga belum terkonfirmasi," papar Wang.


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan


Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan