PT Equityworld Medan -Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini hingga 3,69% merupakan penurunan ke level terendah sejak 2 Maret 2017, selain juga menjadi penurunan indeks acuan terbesar se-Asia pagi ini.Data transaksi terakhir 9.15 WIB hari ini (28/2/20) menunjukkan penurunan hingga 5.331 tersebut terutama dibebani koreksi dari empat saham perbankan besar (big boys) yang memenuhi 10 nama dengan porsi pembeban terbesar indeks saham utama domestik itu.
Dari 10 nama tadi, posisi empat bank dengan kapitalisasi pasar terbesar masuk di dalamnya. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang anjlok 8,84% ada di posisi pertama, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di posisi kedua dengan penurunan 3,42%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) di posisi ketiga dengan pelemahan 3,39%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 3,89% di posisi ke-10.
Koreksi sektor keuangan yang banyak dipengaruhi oleh nama-nama bank sebagai pendominasi sektor itu tidak lepas dari kapitalisasi pasar (market cap) empat big boys tadi yang dominan pada IHSG sehingga menyebabkan bobotnya besar ke indeks.
Selain saham bank besar, koreksi juga dialami PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 3,15%, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) 6,71%, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) 3,76%, dan PT Astra International Tbk (ASII) 2,94%.
Dua nama lain yang tak luput dari koreksi besar hari ini dan membebani IHSG adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 4,5% dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 4,65%.
Dari sisi indeks sektoral, koreksi yang paling membebani IHSG secara berurutan adalah sektor keuangan, barang konsumsi, industri dasar, infrastruktur, perdagangnan, properti, tambang, aneka industri, dan agribisnis.
Emiten Koreksi
Bank Mandiri Tbk, PT | BMRI -8.84%
Bank Central Asia Tbk, PT | BBCA -3.42%
Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT | BBRI -3.39%
Unilever Indonesia Tbk, PT | UNVR -3.15%
Chandra Asri Petrochemical Tbk, PT | TPIA -6.71%
Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk, PT | HMSP -3.76%
Astra International Tbk, PT | ASII -2.94%
Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, PT | ICBP -4.50%
Gudang Garam Tbk, PT | GGRM -4.65%
Bank Negara Indonesia Tbk, PT | BBNI -3.89%
* berdasarkan bobot ke IHSG, 9:15 WIB
Indeks bursa saham tanah air terus menunjukkan tren bearish sejak awal tahun dengan mencatatkan pelemahan sebesar 12% hingga penutupan perdagangan kemarin. Asing telah mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 4,7 triliun sejak awal tahun.
Pagi tadi tiga indeks utama Wall Street kembali ditutup ambruk. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) anjlok 4,44%, S&P 500 turun 4,43% dan Nasdaq Composite melorot 4,61%.
Pagi ini bursa saham utama kawasan Asia juga bergerak di zona merah. Indeks Nikkkei225 (Jepang) jeblok 3,25%, Hang Seng (Hong Kong) ambrol 2.18%, Shang Hai Composite (China) jatuh dan Straits Times (Singapura) melemah 1,95%.
Pasar saham global diwarnai dengan kecemasan, apalagi setelah awal pekan ini dilaporkan bahwa lonjakan kasus baru yang signifikan terjadi di luar China. Negara yang melaporkan terjadi kenaikan jumlah kasus infeksi virus corona adalah Korea Selatan, Italia dan Iran.
Berdasarkan data teranyar yang dirilis John Hopkins University CSSE jumlah kasus yang dilaporkan di Korea Selatan sudah mencapai 1.766 dengan total kematian yang dilaporkan mencapai 13 orang.
Di Italia ada 655 kasus infeksi patogen berbahaya ini dan 17 orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara di Iran kasus yang dilaporkan mencapai 245 kasus dengan kematian terbanyak di luar China mencapai 26 orang.
Pelaku pasar mengkhawatirkan wabah ini akan jadi pandemi yang memukul perekonomian global. Walau sampai saat ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum menetapkan status pandemi pada kasus ini, tetapi organisasi tersebut telah mewanti-wanti akan potensi pandemi terjadi.
"Tidak ada negara yang boleh merasa aman, itu fatal sekali. Virus ini punya potensi menjadi pandemi," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Gebreyesus, seperti yang diwartakan Reuters.
Sumber : cnbcindonesia.com
PT Equityworld Medan
Equity world Medan
Lowongan Kerja Terbaru 2019
Loker EWF Medan






PT Equityworld Medan -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka di zona merah pada hari ini, Kamis (27/2/2020). Bagaimanapun juga virus corona masih menjadi momok utama pasar saham global yang menciptakan kepanikan sehingga terjadi tekanan jual besar-besaran beberapa hari terakhir.
PT Equityworld Medan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi dalam pada perdagangan pagi ini, Rabu (26/2/2020). IHSG dibuka melemah 0,52% ke level 5.757,17 dan terus terkoreksi 0,89% ke level 5.735,8 yang merupakan level terendah 8 Oktober 2018.
PT Equityworld Medan -Mewabahnya Covid-19 masih akan mejadi sentimen utama penekan bursa saham domestik. Covid-19 menjadi kekhawatiran global karena kian meluas ke berbagai negara.
PT Equityworld Medan - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali meroket Rp 5.000 (0,66%) menjadi Rp 760.000 per gram dan mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa. Penguatan terjadi dari Rp 755.000/gram akhir pekan lalu yang mengikuti harga emas dunia yang mencetak rekor tertinggi baru akibat dampak virus corona yang semakin meluas.
PT Equityworld Medan -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot hari ini, kembali ke atas level Rp 13.700/US$
PT Equityworld Medan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada pagi hari ini, Kamis (20/2/2020). Dalam 3 hari terakhir IHSG selalu ditutup di zona hijau.
PT Equityworld Medan - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau melanjutkan penguatan yang terjadi pada perdagangan kemarin.
PT Equityworld Medan - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berbalik melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Setidaknya dolar AS masih jauh dari level Rp 13.700.
Equityworld Futures -Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 1.000 (0,14%) menjadi Rp 730.000 per gram, dari Rp 731.000/gram akhir pekan lalu.
Equityworld Futures -Harga emas di pasar spot turun tipis seolah tak bergerak pada perdagangan hari ini. Virus corona masih menghantui pasar, tetapi dolar yang perkasa jadi penghalang untuk harga si logam mulia kembali merangkak naik.
Equityworld Futures - Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) stagnan alias tidak berubah pada perdagangan Kamis (13/2/2020). Harga emas dunia dan rupiah yang bergerak tipis-tipis Rabu kemarin membuat harga emas Antam mager.
Equityworld Futures -Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan dua emiten barunya yang mencatatkan saham perdana melalui skema penawaran umum perdana saham atau initial public offering / (IPO).
Equityworld Futures -Nilai tukar euro melemah melawan rupiah pada perdagangan Senin (10/2/2020) kemarin, hingga menyentuh level terlemah nyaris 3 tahun terakhir. Mata uang 19 negara ini juga melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) hingga ke level terlemah dalam 4 bulan terakhir.
Equityworld Futures -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot hari ini, mendekati level Rp 13.700/US$
Equityworld Futures -Nilai tukar rupiah melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) hingga menjadi yang terburuk di Asia pada awal perdagangan Jumat (7/2/2020), tetapi masih perkasa di kurs tengah Bank Indonesia (BI).
Equityworld Futures -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di perdagangan pasar spot hari ini, mendekati level Rp 13.600/US$
Equityworld Futures -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih menguat di perdagangan pasar spot hari ini, meski sempat berbalik melemah.
Equityworld Futures -Harga emas investasi ritel kepingan acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM/Antam) stagnan pada perdagangan Senin ini (3/2/2020) di level Rp 732.000/gram dari posisi Sabtu pekan lalu, setelah pada akhir pekan melonjak Rp 7.000/gram dari posisi Jumat.