This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, July 30, 2020

Besok Libur, Intip Bocoran Saham Pilihan Hari Ini

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia, Kamis 26/3/2020 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)PT Equityworld Futures Medan- Kebijakan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan menjadi tenaga bagi bursa saham Wall Street menguat. Indeks Dow Jones terapresiasi 0,61% semalam dan ini bisa menjadi katalis positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk berbalik menguat.

Rabu kemarin (30/7/2020), IHSG terpantau melemah 0,03% ke posisi 5.111,11 poin dengan nilai transaksi harian Rp 8,24 triliun dengan volume 11,11 miliar unit saham dan frekuensi sebanyak 700.714 kali.

Sebelum memulai perdagangan Kamis (30/7/2020) simak rekomendasi saham pilihan sejumlah broker yang dirangkum CNBC Indonesia:

MNC Sekuritas - IHSG Uji Level 5.200

IHSG ditutup terkoreksi tipis dan ditutup ke level 5.111, pergerakan korektif IHSG pun tertahan oleh MA5 dan MA20. MNC Sekuritas memperkirakan, selama IHSG tidak terkoreksi di bawah 5.030, maka IHSG masih berada pada bagian dari wave [c] dari wave 5. Hal ini berarti IHSG masih berpeluang untuk menguat kembali untuk menguji resistance 5.150-5.200.

Saham pilihan:

GGRM

BRPT

BTPS

INKP
Baca: Asing Kabur Rp 434 M Kemarin, 10 Saham Ini Ramai Dilepas!

Reliance Sekuritas - Katalis dari The Fed

Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve menggunakan semua kebijakannya untuk mendukung ekonomi AS sembari mengingatkan mengenai potensi gelombang kedua virus Corona.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah mendekati nol, juga mengatakan akan memperpanjang langkah-langkah darurat termasuk jalur swap likuiditas sementara untuk memastikan sistem keuangan global memiliki akses ke pasokan siap dolar AS.

Saham pilihan:

AALI

UNVR

BRPT

KAEF

Profindo Sekuritas - IHSG Tetap Bullish

Profindo Sekuritas memperkirakan, IHSG akan tetap bullish dan melaju pada rentang 5.085 - 5.143 pada perdagangan Kamis ini. Berdasarkan indikator, Stochastic menunjukkan oversold dan MACD menunjukkan histogram negatif dan netral.

Saham pilihan:

KLBF

AALI

BTPS

HMSP

Indosurya Bersinar Sekuritas - Gerak Konsolidasi IHSG

Pergerakan IHSG terlihat masih berada dalam rentang konsolidasi wajar, sedangkan peluang tekanan masih terbuka lebar mengingat capital outflow masih terjadi secara year to date, sedangkan jelang rilis kinerja emiten semester I yang disinyalir melemah juga turut menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG, hari ini IHSG masih berpotensi terkonsolidasi pada rentang 4.821 - 5.188.

Saham pilihan:

ICBP

ACES

TBIG

GGRM


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Wednesday, July 29, 2020

Investor Masih Wait & See, IHSG Naga-naganya Menguat!

Ilustrasi Bursa, Pergerakan Layar IHSG di Gedung BEI Bursa Efek Indonesia  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)PT Equityworld Futures Medan-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa kemarin (28/7/20) ditutup di zona merah dengan penurunan 0,07% di level 5.112,98.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 235 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi menyentuh Rp 8,3 triliun. Digabung dengan net sell di pasar nego dan tunai, maka net sell asing menembus Rp 295,09 miliar.

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan investor masih akan wait and see hari ini, Rabu (29/7) terkait dengan pertemuan The Fed yang akan diadakan esok hari, ditambah dengan adanya data pertumbuhan ekonomi Amerika dan Eropa pada hari Jumat.

Dari global, Amerika dan Australia pada akhirnya melakukan konsolidasi dengan bersatu untuk melawan China dengan mengambil tindakan yang lebih tegas di kawasan Indo-Pacific.

Para pejabat senior antara Amerika dan Australia telah bertemu selama 2 hari di Washington pekan ini dan mereka sepakat untuk bekerja sama meliputi kegiatan militer yang lebih besar untuk membangun cadangan bahan bakar untuk operational militer yang secara komersial akan didanai oleh Amerika di kota utara Darwin.

Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri Australia, Linda Reynolds & Marise Payne bersama dengan Menteri Luar Negeri & Menteri Pertahanan Amerika, Michael Pompeo & Mark Esper mengatakan bahwa mereka akan mencoba untuk mengintegrasikan basic industry yang akan memperkuat hubungan operasional antara kedua negara serta hal yang terkait dengan pertahanan kedua negara

Dari segi teknikal, Reliance Sekuritas Indonesia mengemukakan IHSG bergerak pada moving average (MA) 5 hari dengan indikasi pengujian upper bollinger bands sebagai level konfirmasi penguatan lanjutan.

Meskipun dari segi pergerakan IHSG berpeluang menguat, indikator stochastic mengarah kepada pembalikan arah tren negatif dengan momentum moderate indikator RSI.

Dengan demikian IHSG diprediksi berpeluang menguat tertahan dengan support (batas bawah) 5.056 dan resistance (batas atas) 5.158.


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Tuesday, July 28, 2020

Vaksin Corona Segera Beredar, Harga Rp 500.000-an (Bisa Nego)

INFOGRAFIS, Kandidat Vaksin yang akan Masuk RIPT Equityworld Futures Medan- Pasar keuangan Indonesia kompak menguat pada perdagangan kemarin. Tren positif sejak pekan lalu berhasil berlanjut, setidaknya pada hari pertama pekan yang baru.

Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 0,66%. IHSG menjadi yang terbaik ketiga di Asia, hanya kalah dari Weighted Index (Taiwan) dan Kospi (Korea Selatan).

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat 0,34% di perdagangan pasar spot. Rupiah ditutup di Rp 14.490, posisi terkuat sejak 14 Juli.

Kemudian imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia cenderung turun pada perdagangan kemarin. Penurunan yield mencerminkan harga obligasi sedang naik karena tingginya permintaan.

Arus modal asing tengah mencari 'rumah' baru karena di Negeri Paman Sam cuan yang didapat semakin tipis. Ini tidak lepas dari perkembangan suku bunga yang terus dalam tren rendah.

Pekan ini, Komite Pengambil Kebijakan Bank Sentral AS (Federal Open Market Committee/FOMC) akan menggelar rapat bulanan untuk menentukan suku bunga acuan. Mengutip CME FedWatch, probabilitas Federal Funds Rate bertahan di 0-0,25% adalah 100%. Tidak ada ruang sama sekali untuk perubahan.

Ditambah lagi The Federal Reserve juga getol menggelontorkan uang ke pasar dengan membeli obligasi, baik yang diterbitkan pemerintah maupun korporasi. Tingginya permintaan membuat harga obligasi di Negeri Adidaya naik dan imbal hasilnya tertekan.

Pada pukul 00:21 WIB, yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada di 0,5954%. Sedangkan laju inflasi tahunan pada Juni 2020 adalah 0,6%. Jadi suku bunga riil yang diterima investor (setelah dikurangi inflasi) adalah sekitar -0,05%. Membeli obligasi di AS sama saja nombok, bukannya cuan.

Bandingkan dengan Indonesia, di mana yield SBN 10 tahun ada di 6,87%. Dengan laju inflasi tahunan pada Juni 2020 yang sebesar 1,96%, maka suku bunga riil yang didapat investor adalah 4,91%. Nah, ini baru cuan...

Perkembangan tersebut membuat rupiah banyak dicari karena akan dipakai oleh pelaku pasar untuk memborong aset di pasar keuangan Indonesia, utamanya obligasi. Namun ternyata ada juga fulus yang mengalir ke pasar saham, terlihat dari beli bersih (net buy) investor asing sebesar Rp 45,37 miliar.

Beralih ke bursa saham New York, tiga indeks utama finis di zona hijau. Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,43%, S&P 500 menguat 0,74%, dan Nasdaq Composite melesat 1,67%.

Investor di Wall Street menantikan kabar terbaru dari Washington. Akhir pekan ini, semestinya paket stimulus fiskal berupa pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar US$ 600 (sekira Rp 8,69 juta) per minggu bakal berakhir. Bantuan ini sedikit banyak menopang ekonomi rumah tangga di Negeri Adidaya yang terpukul akibat pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) yang membuat lapangan pekerjaan menipis.

Kubu Partai Republik di House of Representatives (salah satu dari dua kamar parlemen di AS) mengajukan proposal paket stimulus baru bernilai US$ 1 triliun (Rp 14.490 triliun). Nilai BLT untuk sementara diturunkan dulu ke US$ 200 (Rp 2,89 juta) tetapi kemudian rencananya bakal naik menjadi US$ 1.200 (Rp 17,34 juta). Plus akan ada bantuan untuk usaha kecil, sekolah, dan perlindungan bagi dunia usaha.

"Kami akan bersiap. Kami akan memberikan bantuan lanjutan yang bisa mencakup 70% dari gaji para pegawai yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)," kata Mark Meadow, Kepala Staf Gedung Putih, seperti dikutip dari Reuters.

Kubu Partai Demokrat, yang menduduki kursi mayoritas di House, punya tendensi untuk menambah paket stimulus menjadi US$ 3 triliun (Rp 43.472 triliun). Nancy Pelosi, Ketua House, ingin agar BLT bisa terjamin diberikan hingga akhir tahun.

Namun yang jelas, pelaku pasar menilai eksekutif dan legislatif punya pandangan yang sama yaitu bagaimana menyelamatkan rakyat. Bagaimana pun nanti keputusannya, yang terpenting adalah BLT akan berlanjut dan mungkin bisa sampai akhir tahun ini.

"Pasar melihat ini sebagai sesuatu yang positif. Ini layaknya vaksin yang membuat kita sehat sampai akhir tahun," ujar Thomas Hayes, Managing Member di Great Hill Capital LLC yang berbasis di New York, seperti dikutip dari Reuters.

BLT akan memainkan peran penting dalam menjaga konsumsi rumah tangga di AS. Konsumsi rumah tangga adalah kontributor utama dalam perekonomian AS.

Pada 2018, nilai ouput ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) AS adalah US$ 20,58 triliun. Dari jumlah tersebut, 68,02% datang dari konsumsi rumah tangga.

Data ekonomi terbaru di AS juga membawa optimisme. Pada Juni 2020, pemesanan barang tahan lama (durable goods) naik 7,3% dibandingkan bulan sebelumnya. Walau melambat dibandingkan pertumbuhan Mei yang mencapai 15,1%, tetapi lebih baik ketimbang konsensus pasar yang dihimpun dengan perkiraan 7%.

Pembelian barang tahan lama mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat membaik. Orang-orang sudah mau menyisihkan penghasilannya untuk membeli barang tahan lama, berarti semakin banyak yang selesai dengan urusan perut.

Untuk perdagangan hari ini, investor patut mencermati sejumlah sentimen. Pertama tentu perkembangan pandemi virus corona.

Mengutip data Center for Systems Science and Engineering (CSSE) yang dikembangkan Universitas Johns Hopkins, jumlah pasien positif corona di seluruh dunia per pukul 01:07 WIB mencapai 16.330.977 orang. Sejak pelonggran pembatasan sosial (social distancing) kasus corona memang melonjak di hampir seluruh negara. Akibatnya, beberapa negara kembali melakukan pengetatan.

Inggris telah memberlakukan wajib karantina 14 hari bagi pelancong yang baru tiba dari Spanyol. Kebijakan serupa juga diterapkan di Noerwgia, hanya masa karantinanya lebih singkat yaitu 10 hari.

Vietnam, negara yang digadang-gadang sudah menang 'perang' melawan virus corona, kini harus berjuang lagi. Per 27 Juli 2020, jumlah pasien positif corona di Vietnam adalah 431 orang, bertambah 11 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Meski tambahan pasien baru boleh dibilang minim, tetapi Vietnam sudah melakukan langkah antisipasi dengan menerapkan karantina wilayah (lockdown) di Kota Danang. Pemerintah setempat mengevakuasi 80.000 orang, yang sebagian besar adalah turis, keluar dari kota tersebut. Proses evakuasi diperkirakan makan waktu sampai empat hari dengan mengerahkan 100 penerbangan per hari dari Danang ke 11 kota lainnya di Negeri Paman Ho.

Di Hong Kong, pemerintah kembali melarang kumpul warga lebih dari dua orang. Restoran lagi-lagi dilarang untuk melayani pelanggan yang makan dan minum di tempat, sesuatu yang sebelumnya sempat diizinkan.

Per 27 Juli 2020, jumlah pasien positif corona di eks koloni Inggris itu adalah 2.779 orang, bertambah 145 orang dibandngkan hari sebelumnya. Tambahan 145 orang pasien baru dalam sehari adalah rekor tertinggi sehingga harus disikapi dengan sangat serius.

Awalnya sempat ada harapan pada April-Mei, kala itu penyebaran virus yang bermula dari kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut mulai melambat. Akhirnya berbagai negara memberanikan diri untuk membuka 'keran' aktivitas masyarakat agar ekonomi bisa bangkit.

Namun pelonggaran ini membuat intensitas kontak dan interaksi antar-manusia meningkat. Virus pun kian mudah menyebar, sehingga terjadi lonjakan kasus baru.

Lonjakan kasus direspons dengan melakukan penutupan kembali alias reclosing. Walau tidak dalam skala semasif sebelumnya, tetapi tetap saja ada pembatasan kegiatan masyarakat. Ada risiko roda ekonomi bakal macet lagi, sehingga prospek pemulihan menjadi samar-samar.

Sentimen kedua, masih seputar wabah virus corona, ada kabar bagus dari upaya pengembangan vaksin. Moderna, perusahaan farmasi asal AS, mengumumkan bahwa vaksin anti-corona buatan mereka kemungkinan sudah siap digunakan pada akhir tahun ini. Moderna akan segera memulai uji coba tahap III yang melibatkan 30.000 relawan untuk melihat apakah vaksin aman dan efektif untuk menangkal virus corona.

"Mendapatkan vaksin yang aman, efektif, dan bisa diedarkan pada akhir tahun adalah tujuan kami. Ini adalah tujuan semua orang," kata Direktur US National Institutes of Health Francis Colliins, sebagaimana diwartakan Reuters.

Dalam uji coba sebelumnya, vaksin yang diberi nama mRNA-1273 mampu meningkatkan antibodi relawan ke level lebih tinggi ketimbang pasien yang sembuh dari serangan virus corona. Jika uji coba tahap III sukses, terbukti vaksin aman dan efektif, maka tinggal menunggu restu dari otoritas kesehatan.

Kalau nanti vaksi sudah tersedia, entah dari Moderna atau perusahaan lain, berapa harganya? Apakah bisa cukup terjangkau hingga mampu dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat?

GAVI, aliansi pengembang vaksin dunia, memperkirakan harga vaksin anti-corona paling mahal adalah US$ 40 (Rp 579.600) per dosis. Harga bisa berubah, tergantung kondisi ekonomi negara pemesan. Negara berpendapatan rendah tentu akan mendapatkan harga yang lebih murah. Bisa nego lah...

"Itu (US$ 40) adalah harga maksimal untuk negara berpendapatan tinggi, bukan harga patokan. Namun sejujurnya, belum ada yang tahu pasti berapa harganya karena akan tergantung sejauh mana vaksin bisa efektif," kata Seth Berkeley, Chief Executive GAVI, seperti dikutip dari Reuters.

Indonesia kini berstatus negara berpenghasilan menengah sehingga kemungkinan bisa mendapatkan vaksin dengan harga tidak sampai US$ 40. Ditambah kalau ada insentif fiskal seperti subsidi harga sebagian atau ditanggung seluruhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maka vaksin anti-corona bisa dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia.

Meski merusak seluruh sendi perekonomian, baik itu sisi penawaran maupun permintaan, jangan lupa bahwa pandemi virus corona adalah masalah kesehatan. Jadi kalau aspek kesehatan sudah tertangani dengan adanya vaksin, maka krisis ekonomi gara-gara pagebluk ini juga akan segera berakhir karena masyarakat bisa kembali hidup normal seperti sedia kala


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Monday, July 27, 2020

Mantap! Selangkah Lagi Emas Menuju US$ 2.000/Oz

Gold bars and coins are stacked in the safe deposit boxes room of the Pro Aurum gold house in Munich, Germany,  August 14, 2019. REUTERS/Michael DalderPT Equityworld Futures Medan- Hari ini rekor harga tertinggi emas sepanjang sejarah yang dicapai pada 2011 silam sudah berhasil dilampaui. Harga bullion semakin mepet ke US$ 2.000/troy ons.

Pada 09.25 WIB,

Di sepanjang tahun ini harga emas sudah naik 27,6% dan menjadi instrumen investasi dengan return yang menakjubkan. Harga emas sudah reli selama 7 minggu berturut-turut.


Harga emas dunia berpotensi menyentuh level US$ 2.000/troy ons pekan ini. Meskipun sebenarnya harga emas sudah berada di level jenuh beli (overbought), tetapi masih didukung dengan fundamental yang kuat.

Rendahnya suku bunga acuan, suku bunga riil yang sudah berada di teritori negatif, stimulus ekonomi dari bank sentral dan pemerintah pusat yang masif untuk meredam dampak pandemi Covid-19 yang berpotensi memicu inflasi tinggi di masa depan, ketidakpastian seputar kapan berakhirnya pandemi hingga ketegangan AS-China yang memicu prospek dan pemulihan ekonomi semakin suram membuat investor mencari suaka dan emaslah pilihannya.

Survei yang dilakukan oleh Kitco terhadap para pelaku pasar baik di Wall Street maupun Main Street masih meyakini harga emas bisa bullish untuk pekan ini. Dari 14 analis Wall Street yang disurvei 11 orang (79%) memperkirakan harga emas masih naik. Dua orang analis (14%) memperkirakan terjadi penurunan dan satu analis netral (7%).

Sebanyak 1.870 responden terlibat dalam survei yang dilakukan Kitco terhadap Main Street. Dari jumlah tersebut, 1.334 responden, atau 72%, memperkirakan harga emas naik minggu ini. Sebanyak 317 lainnya atau 17% mengatakan akan lebih rendah, dan ada 219 responden atau 12% netral


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan
Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Friday, July 24, 2020

Cuan Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Rp 926.120/gram

Emas AntamPT Equityworld Futures Medan- Harga emas Antam hari ini, Jumat (24/7/2020) berada di Rp 926.120/gram, naik Rp 7.000 terdorong oleh meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China, sehingga investor mencari lindung nilai terhadap kemungkinan inflasi yang juga timbul akibat stimulus lebih lanjut.

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis kemarin (23/7/2020) harga emas logam mulia acuan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sempat turun sebesar Rp 5.000 ke Rp 919.120 setelah lonjakan Rp 19.000 ke Rp 924.120/gram pada hari Rabu.

Berdasarkan pencatatan data harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram menguat 0,76% berada di Rp 92,612 juta per batang dari harga sebelumnya yakni Rp 91,912 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari Jumat ini (24/7/2020) juga mengalami kenaikan yang sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 984.000/gram setelah koreksi 0,51% atau sebesar Rp 5.000 ke Rp 977.000/gram pada hari Kamis kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ditetapkan pada Rp 884.000/gram, naik Rp 7.000 atau 0,80% dari posisi kemarin Rp 877.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut akan dikenakan biaya PPh 22 (Pajak Penghasilan Pasal 22 atas emas batangan). Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% (untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non NPWP).


Kenaikan harga emas Antam seiring dengan penguatan harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan hari Kamis kemarin (Jumat pagi waktu Indonesia) naik sebesar US$ 15,11 atau 0,81% ke level US$ 1.886,86/troy ons dari US$ 1.871,75/troy ons, melansir dari Refinitiv.

Harga emas dunia kemarin nyaris mendekati level resistance atau batas atas selanjutnya yang berada di level US$ 1.900/troy ons, dengan harga tertinggi harian atau intraday di level US$ 1.897,91/troy ons, mengacu data Refinitiv.

Sementara harga emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Agustus juga mengalami kenaikan yang sebesar US$ 24,90 atau sekitar 1,3% ke level US$ 1.890,00/troy ons, melansir dari RTTNews.

Selain itu harga emas juga mendapatkan dorongan kenaikan dari pelemahan indeks dolar yang merosot ke level 94,70, turun 0,3% dari penutupan sebelumnya. Pelemahan dolar terjadi setelah sebuah laporan data dari Departemen Tenaga Kerja yang menunjukkan bahwa klaim untuk tunjangan pengangguran AS meningkat untuk pertama kalinya dalam kurun enam belas minggu.

Laporan tersebut mengatakan klaim pengangguran awal melonjak menjadi 1,416 juta pada pekan yang berakhir 18 Juli 2020, meningkat sebesar 109.000 dari tingkat 1,307 juta di pekan sebelumnya, sementara ekonom mengharapkan klaim pengangguran untuk tidak berubah.

Klaim pengangguran meningkat untuk pertama kalinya sejak akhir Maret tetapi masih jauh di bawah rekor tertinggi 6,867 juta yang ditetapkan dalam pekan yang berakhir pada 28 Maret 2020 lalu.

"Pasar tenaga kerja tetap di tempat yang genting karena kasus Covid-19 melonjak di beberapa bagian negara dan langkah-langkah yang lebih ketat diadopsi guna menghambat penyebaran," kata Nancy Vanden Houten, Kepala Ekonom AS di Oxford Economics, mengutip RTTNews.

"Ini (data klaim pengangguran) memberi tahu Anda bahwa setidaknya di sini di Amerika Serikat, kita masih memiliki jalan panjang sebelum kita pulih," kata Edward Meir, analis di ED&F Man Capital Markets.

Emas sering digunakan sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian geopolitik dan keuangan.


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020Loker EWF Medan

Thursday, July 23, 2020

Sebelum Transaksi, Yuk Simak Kabar yang Ramai dari Pasar

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)PT Equityworld Futures Medan-- Aktivitas perdagangan di pasar saham domestik kemarin diramaikan oleh sejumlah kabar seputar industri pasar yang mempengaruhi pergerakan harga saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Selain itu informasi dari global yang mempengaruhi pasar keuangan dunia juga ikut mempengaruhi gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Nah, dini hari tadi bursa saham Wall Street menguat dan bisa menjadi katalis bagi IHSG ppada perdagangan hari ini, Kamis (23/7/2020), setelah kemarin terkoreksi tipis 0,08% ke posisi 5.110,18 poin. Nilai transaksi bursa tercatat sebesar Rp 8,24 triliun dengan volume sebanyak 9,27 miliar unit saham dan frekuensi sebanyak 706.485 kali.

Sebelum memulai perdagangan hari ini, Kamis (23/7/2020), cermati aksi dan peristiwa emiten berikut ini yang dihimpun dalam pemberitaan CNBC Indonesia:

1.Sinar Mas Batal Masuk, UOB Jadi Pemegang Saham CCB Indonesia

Rencana grup usaha Sinar Mas, PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) yang akan menjadi salah satu pemegang saham PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) atau CCB Indonesia batal terealisasi.

SMMA sebelumnya akan menjadi pembeli siaga (standby buyer) dari penerbitan saham baru melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue CCB Indonesia.

Hanya saja, berdasarkan laporan Biro Administrasi Efek PT Sinartama Gunita tanggal 21 Juli 2020, pemegang saham CCB Indonesia tak ada nama Sinar Mas Multiartha.

Pemegang saham baru yakni ternyata UOB Kay Kian Pte Ltd dengan porsi saham sebanyak 3.111.132.456 saham atau 8,20% saham. Dengan harga pelaksanaan rights issue Rp 150/saham, maka dana yang digelontorkan UOB membeli saham MCOR adalah Rp 466,66 miliar.


2. BTN Rilis Obligasi Rp 1,5 T, Kuponnya Tembus 8,9%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menawarkan Obligasi Berkelanjutan IV. Pada tahap I Obligasi Berkelanjutan IV tahun 2020 tersebut direncanakan sebesar Rp 1,5 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas ekspansi kredit.

"Obligasi ini sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) BTN tahun 2020 - 2022, yang akan digunakan perseroan untuk memperkuat bank dalam mengembangkan bisnis pembiayaan perumahan," kata Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury, dalam gelaran Investor Gathering Obligasi Berkelanjutan IV BTN di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Pahala menjelaskan BTN telah membuka penawaran sejak 10 Juli lalu dan akan berakhir pada 23 Juli mendatang.

3. Dear Nasabah! Restrukturisasi Polis Jiwasraya Mulai Agustus

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) saat ini tengah dalam proses penyusunan rencana strategis perusahaan untuk memperbaiki kinerja perusahaan dan memenuhi kewajiban kepada nasabah.

Rencana ini disusun bersama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Keuangan selaku pemegang saham.

Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan rencana strategis ini nantinya akan diimplementasikan ke dalam program restrukturisasi yang direncanakan akan dimulai pada Agustus 2020 setelah mendapat konfirmasi pendanaan dari pemegang saham.

4. Sikap OJK Terkait Klien Jouska yang Teriak Rugi Puluhan Juta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara terkait kasus kerugian investasi yang dialami sejumlah klien PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska). Regulator industri keuangan menegaskan izin usaha Jouska tidak dikeluarkan OJK.

"Jouska bukan lembaga/pelaku usaha jasa keuangan yang masuk dalam pengawasan OJK karena izin usahanya tidak dikeluarkan oleh OJK," kata Juru Bicara OJK, Sekar Putih Djarot kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/7/2020).

Sekar menambahkan, jika ada keberatan dari klien Jouska karena permasalahan investasi bisa melaporkan ke Satuan Tugas Waspada Investasi. "Sehingga apabila ada keberatan dari klien perusahaan tersebut (Jouska) yang terkait dengan kegiatan investasi dapat melaporkan kepada satgas waspada investasi untuk dapat ditindaklanjuti," tambah Sekar.

Kasus investasi yang ditangani Jouska mencuat, setelah salah satu mantan klien buka suara. Kemudian banyak bermunculan cerita yang sama yang disampaikan melalui media sosial. Tak ayal membuat perbincangan ini menjadi salah satu trending topic di media sosial.


5. Saham INAF & KAEF 3 Hari Meroket, Tembus ARA

Setelah 2 hari terakhir saham duo emiten BUMN farmasi 'mengamuk', pada perdagangan Rabu ini (22/7/2020) saham PT Indofarma Tbk (INAF) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang merupakan anak usaha BUMN farmasi PT Bio Farma meroket.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pada pukul 10.00 WIB, Rabu pagi, 'duet maut' saham farmasi pelat merah ini sama sama menyentuh batas atas maksimal kenaikan harian atau auto reject atas sebesar 25%.

Saham INAF menguat 24,92% di level Rp 1880/saham dengan nilai transaksi Rp 29,33 miliar dan volume perdagangan 16,21 juta saham.

Sementara saham KAEF juga melesat 24,78% di level Rp 2.140/saham dengan nilai transaksi 144,9 miliar dan volume perdagangan 70,22 juta saham. Batas auto reject untuk range harga saham Rp 200-5.000 adalah 25% dalam sehari. Sementara level harga Rp50-Rp200 akan dikenakan auto reject apabila terjadi kenaikan sebesar 35%.

6. Jreng! Ini Alasan Bos Jouska Kenapa Pilih Saham LUCK

Founder dan Chief Executive Office (CEO) PT Jouska Finansial Indonesia, Aakar Abyasa Fidzuno, menjelaskan analisis saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) untuk menjadi pilihan salah satu portofolio investasi.

Saat wawancara dengan CNBC Indonesia, Aakar menjelaskan dalam memberikan rekomendasi saham untuk investasi, Jouska selalu memberikan beberapa saham yang menjadi pilihan.

"Kenapa LUCK? Kita memilih beli itu misal LUCK itu lagi uptrend [menguat] kala itu di 2019. Saham yang lagi uptrend kenapa tidak untuk direkomendasikan, kemudian sampai Mei (2019) itu mereka masih bagi dividen beda lho, itu beda sama saham gocap [saham Rp 50]. Dan kita tidak merekomendasikan investasi bodong. Saham yang ada di BEI itu legal untuk dijual dan dibeli," kata Aakar, kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/7/2020).

Terkait dengan permintaan klien untuk menjual saham LUCK, Aakar mengatakan, bahwa Jouska juga sudah memberikan rekomendasi. "Jika saat itu uptrend, maka artinya wajar untuk menjadi sebuah pilihan, apalagi jika pada masa tersebut market sedang sideways. Saham yang ada di BEI itu legal untuk dijual dan dibeli," tambah Aakar lagi


Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan

Wednesday, July 22, 2020

Vaksin Corona Bikin Saham KAEF & INAF Banyak Dilirik Broker

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)PT Equityworld Futures Medan- Pengembangan vaksin virus Corona oleh PT Bio Farma (Persero) yang sedang dalam tahap uji klinis menjadi katalis positif yang direspons pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan menguat cukup signifikan sebesar 1,25% ke posisi 5.111,70 pada perdagangan Selasa kemarin (21/7/2020). Nilai transaksi harian mencapai Rp 9,41 triliun dengan volume 10,25 miliar unit saham dan frekuensi perdagangan 714,233 kali.

Sebelum memulai perdagangan Rabu (22/7/2020), simak rekomendasi saham pilihan sejumlah broker yang dirangkum CNBC Indonesia:

1. MNC Sekuritas - IHSG Uji Level 5.200

IHSG telah menembus resistance terdekatnya yang berada di 5.111. Selanjutnya, MNC Sekuritas memperkirakan, IHSG akan menguji resistance berikutnya di 5.140, apabila IHSG mampu menembus 5.140 maka IHSG akan menuju ke 5.200-5.300 untuk membentuk wave [c] dari wave 5.

Saham pilihan:

    UNTR
    TKIM
    ACES
    EXCL


2. Panin Sekuritas - Ditopang Sentimen Vaksin

Penguatan IHSG ditopang oleh sentimen vaksin virus Corona tipe baru. IHSG langsung menguat dan menembus level resistance 5.100. Panin memperkirakan, pola IHSG bukan lagi rising wedge, melainkan measure moving up namun memerlukan breakout resistance pada 5.157 untuk membantu pola ini. IHSG diperkirakan bergerak menguat pada rentang 5.082 - 5.157.

Saham pilihan:

    CPIN
    INDY
    INTP
    IRRA

3. Pilarmas Investindo Sekuritas - UE Setujui Paket Stimulus

Uni Eropa menyetujui paket stimulus sebesar 750 miliar euro atau setara US$ 860 miliar kepada negara-negara yang terdampak pandemi Covid-19. Kebijakan ini ditempuh untuk mendorong perekonomian Eropa kembali bangkit dan keluar dari resesi. Dana darurat ini akan memberikan 390 miliar euro dalam bentuk hibah dan 360 miliar euro dalam bentuk pinjaman dengan bunga rendah.

Saham pilihan:

    BSDE
    INAF
    TPIA
    KLBF

Baca: IHSG Tembus 5.100, Asing Ramai Profit Taking di 5 Saham Ini

4. Erdhika Sekuritas - Penguatan Lanjutan IHSG

Pada perdagangan hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan. Secara teknikal, indikator Stochastic menunjukkan terjadinya golden cross yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Erdika memperkirakan, IHSG akan melaju pada kisaran 5.050 - 5.170.

Saham pilihan:

    KAEF
    INAF
    BBCA
    ANTM



Sumber : cnbcindonesia.com

PT Equityworld Medan
Equity world Medan

Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan