PT Equityworld Futures Medan- Ketika dolar AS mulai menunjukkan kehilangan keperkasaanya, harga emas kembali bangkit. Itulah yang terjadi semalam dan berlanjut hingga pagi ini Selasa (29/3/2020).
Pada 08.40 WIB, harga emas dunia di pasar spot naik 0,25% ke US$ 1.885,5/troy ons. Semalam harga bullion melesat 1,1% ketika di saat yang sama indeks dolar turun 0,4%.
Pagi ini indeks dolar yang mencerminkan posisi greenback terhadap mata uang lain terkoreksi 0,06%.
Emas dan dolar AS cenderung bergerak berlawanan atau berkorelasi negatif. Dolar AS yang melemah membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar sehingga bisa mendongkrak minat terhadap logam kuning itu.
Kemarin, Nancy Pelosi, Ketua DPR AS dari kubu Partai Demokrat mengatakan bahwa mereka sudah menyiapkan rancangan undang-undang untuk paket stimulus bantuan Covid-19 lanjutan senilai US$ 2,2 triliun. Namun ia tidak menjelaskan kapan voting akan dilakukan.
Reuters mengabarkan paket stimulus baru tersebut akan meliputi bantuan atau pendanaan untuk sekolah, restoran, UKM, pekerja di sektor maskapai penerbangan dan beberapa sektor lainnya.
Kabar ini juga menjadi sentimen yang positif untuk emas. Seperti yang diketahui, harga emas bisa melesat lebih dari 20% sepanjang tahun ini karena stimulus jumbo yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun bank sentral secara global.
Kebijakan moneter yang akomodatif dengan suku bunga rendah serta dibarengi dengan quantitative easing membuat ekspektasi inflasi yang tinggi di masa depan. Emas yang merupakan aset untuk lindung nilai (hedging) terhadap depresiasi nilai tukar pun mendapat berkahnya.
Pelonggaran kuantitatif (QE) atau yang juga dikenal dengan money printing telah membuat trader beralih ke pasar saham dan harga aset ekuitas tersebut melonjak tinggi. Hal ini juga berlaku untuk emas. Hal ini menjadi alasan mengapa belakangan ini harga emas dan saham cenderung bergerak beriringan.
AS kini juga semakin dekat dengan pemilunya. Hari ini akan menjadi hari pertama debat pemilu antara petahana Donald Trump dengan pesaingnya dari partai Demokrat Joe Biden. Tentu ini akan menjadi momen yang disorot oleh publik global termasuk investor.
Meski harga emas terus tertekan sejak Agustus, analis dari lembaga think tank asal Inggris Capital Economics, Samuel Burman memperkirakan harga emas bakal sentuh level US$ 2.000/troy ons lagi akhir tahun.
"Karena emas tak memberikan imbal hasil, maka daya tarik aset ini akan sangat tergantung pada imbal hasil riil dari aset safe haven lain seperti obligasi pemerintah AS. Imbal hasil riil telah anjlok beberapa bulan terakhir sebagai akibat dari penurunan imbal hasil nominal dan kenaikan ekspektasi inflasi" katanya dalam sebuah laporan.
"Kami berpikir bahwa harga emas bakal naik ke atas sampai akhir tahun 2021 seiring dengan penurunan lebih dalam imbal hasil riil yang bakal memberatkan nilai dolar AS" tambahnya, mengutip Kitco News.
The Fed selaku bank sentral AS memberikan sinyal bakal menahan suku bunga rendah mendekati nol persen sampai 2023. Hal ini membuat Capital Economics memperkirakan imbal hasil nominal obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun berada di level 50 basis poin.
"Anjloknya imbal hasil ini dibarengi dengan adanya ekspektasi inflasi yang lebih tinggi seiring dengan membaiknya ekonomi AS berarti imbal hasil riilnya akan turun" kata Burman. Lebih lanjut, Burman memproyeksikan harga emas bakal ke US$ 2.100/troy ons akhir tahun depan.
Sumber : cnbcindonesia.com
PT Equityworld Medan
Equity world Medan
Lowongan Kerja Terbaru 2020
Loker EWF Medan






PT Equityworld Futures Medan- Pandemi virus corona (Covid-19) telah sangat mempengaruhi pergerakan pasar saham sejak pertama kali mewabah di Wuhan, China pada Desember lalu.
PT Equityworld Futures Medan- Harga emas dunia menukik ke bawah semalam akibat dolar AS yang menguat signifikan. Namun pagi ini Kamis (24/9/2020) harga emas naik tipis seiring dengan koreksi yang terjadi pada indeks dolar.
PT Equityworld Futures Medan- Dalam satu abad terakhir, belum ada krisis kesehatan yang dampaknya terhadap perekonomian global seperti pandemi Covid-19 saat ini.
PT Equityworld Futures Medan-Semalam, pasar keuangan dan komoditas tertekan. Dolar AS yang bangkit menguat kembali menekan harga emas. Harga logam kuning itu merosot tajam.
PT Equityworld Futures Medan-Harga emas di pagi hari awal pekan ini, Senin (21/9/2020) bergerak flat. Konsensus pasar cenderung terbelah dalam menebak harga logam kuning itu untuk minggu ini.
PT Equityworld Futures Medan- Setelah bank sentral AS mengumumkan kebijakan moneternya tadi malam, hari ini harga emas malah terkoreksi lantaran dolar AS yang menguat.
Equityworld Futures Medan-Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
ditutup melemah 1,18% di level 5.100,86 akibat kontraksi impor yang
lebih buruk dari perkiraan pasar.
PT Equityworld Futures Medan-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan Senin (14/9/20) ditutup terbang 2,89% ke level 5.161,82.
PT Equityworld Futures Medan-Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk atau yang biasa dikenal dengan emas Antam hari ini, Senin (14/9/2020) stagnan dibandingkan harga pada Sabtu akhir pekan lalu.
PT Equityworld Futures Medan-Harga emas, baik emas dunia maupun emas batangan di dalam negeri sedang menanjak lagi beberapa hari terakhir hari terakhir.
PT Equityworld Futures Medan- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (9/9/20) dibuka turun 0,57% di level 5.214,03. Selang 10 menit penurunan IHSG semakin parah yakni 0,83% di level 5.200,68 setelah koreksi akibat aksi profit taking di bursa Wall Street tumbangkan bursa Asia.
PT Equityworld Futures Medan-Harga logam mulia emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) alias emas Antam masih berada di level tinggi di atas Rp 1 juta/gram pada perdagangan pekan ini seiring dengan tingginya harga emas dunia di pasar spot global, meski kadang turun-naik. Kekhawatiran resesi global memicu harga emas dunia berada di tren naik.
PT Equityworld Futures Medan-Pergerakan harga logam mulia emas sejak mencapai level tertingginya sepanjang masa cenderung volatil seperti roller coaster. Pergerakan dolar AS masih menjadi pemicu utama volatilitas emas.
PT Equityworld Futures Medan- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih diselimuti sentimen negatif, sehingga diproyeksikan akan kembali melemah. Kemarin IHSG ditutup melorot 2,02 persen pada 5.238,48. Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, IHSG hari ini masih tertekan sentimen peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia. Munculnya mutasi virus baru yang lebih menular 10 kali lipat daripada Covid-19 yang sebelumnya, mendorong pasar bergerak turun. “Hari ini mungkin indeks akan melemah ya. Dari kemarin pasar memperhatikan virus Covid-19 menyebar 10 kali lipat lebih kuat dan sudah masuk ke 5 kota besar di Indonesi, perkembangan jumlah kasus Covid-19 ini menjadi perhatian pasar dan menekan pasar kemarin cukup dalam,” sebut Hans kepada Kompas.com, Selasa (1/8/2020). Baca juga: IHSG Diyakini Bisa Tembus Level 6.000 pada Akhir 2020 Di sisi lain, pasar global bergerak variatif dimana saham-saham perbankan turun lantaran penurunan yield obligasi terdorong oleh aksi dovish The Fed yang mempertahankan suku bunga. Namun, saham – saham teknologi menguat. Indeks Nasdaq kemarin ditutup positif karena adanya stock split. Di sisi lain, bursa saham Jepang menguat kemarin karena salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffett, kembali melebarkan sayap investasinya melalui perusahaan Berkshire Hathaway Inc. Tidak tanggung Buffett memborong saham di lima perusahaan investasi asal Jepang. Hans memproyeksikan IHSG akan bergerak pada level support 5.233 sampai dengan 5.218 dan resistance pada level 5.250 sampai dengan 5.369. Berikut rekomendasi teknikal dari tiga perusahaan sekuritas untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia hari ini: 1. Artha Sekuritas CTRA rekomendasi buy 650 – 670, TP 810 – 830, stop loss <750. UNVR rekomendasi buy 8.200 – 8.300, TP 8.400 – 8.500, Stop Loss 8.150. MNCN rekomendasi buy 900 – 920, TP 960 – 980, stop loss 880. 2. Anugerah Mega Investama BJBR rekomendasi buy back jika break 1.200, TP 1.000 - 980, area sos 1.175 - 1.045. BRIS rekomendasi buy back jika break 1.040, TP 890 - 870, area sos 1.020 – 935. MIKA rekomendasi buy back jika break 2.450, TP 2.240 – 2.200, area sos 2.400 – 2.340. 3. Panin Sekuritas BMTR speculative buy 290, TP 300 - 322, stop loss <272. TDPM rekomendasi buy 164 - 169, TP 188 - 200, stop loss <158. RALS rekomendasi hold.